Palembang,
6 Mei 2009.
Sakit, remuk redam, hancur, sirna, pupus, dan tersisa puing-puing di hati ku. Mencoba untuk menjadi lebih baik, terlalu sulit, memberi perhatian ke pada mu, begitu sulit juga yang ku lakukan. Telah berbagai cara aku lakukan untuk tetap memegang comitment ini, tapi aku selalu merasa fade way selalu, merasa merana, merasa sendiri, merasa di ceuekin, merasa habis sudah harapan ku untuk menuju mu, menyangi mu, memilikimu. Hanya blog ini lah yang selalu menjadi penghargaan untuk membuatku bahagia, bisa menerima ku apa adanya, mau mendengarkan harapan, kelemahan, cita-cita dan isi curhat ku selama akhir-akhir ini.
Jawablah dalam dirimu, Apakah engkau benar-benar mencintai ku sepenuh hati, janganlah membohongi diri sendiri, please katakan lah sejujurlan, karena itu bisa membantu ku untuk lebih baik lagi, lebih kuat, dan bisa tegak untuk menatap dunia. Jangan lah sakiti hati ku dengan kekerasan hati mu, cobalah untuk memaafkan ku, menyangi sepnuh hati.
Di jiwa ini hanya ada namamu,
larut di hitam putih hidup ku,
Tetapi ternyata cinta adalah misteri,
yang tak pernah ku pahami,
Peluklah tubuh ku,
menangislah di dadaku,
karena malam ini kau tak lagi ku miliki,
air mata ini akan jadi suatu saksi,
perpisahan ini, menghancurkan hati.
(Lagu by Ari Lasso "Hancur").
Pagi ini saya bangun, dan hadapi dunia dengan setetes air mata yang keluar di pipi,
entah cengeng, atau terlampau dalam perih di hati ku, hanya engkau yang tau betapa diriku sangat menyayangi mu.
Buka lah pintu hati mu, berilah cecercah sinar untuk ku.
Janganlah kau buat ku selalu menangis di akhir sisa hidup ku ini.
Perjuangan yang ku lakukan selama ini hanya untuk kamu,
Doa yang ku panjatkan selama ini selalu ku panjatkan untuk kebaikan mu,
Komitmen yang ku pegang selama ini hanya untuk mu,
Cinta yang ku pegang selama ini ku berikan selalu untuk mu.
Jangan lah menyiksa ku seperti ini,
luluh, hampa, dan sirna semua harapan ku tanpa mu di sisi ku.
Ya Tuhan, berilah ku kekuatan untuk melangkah dimanapun ku pergi,
aku hanya seorang hamba mu, yang mencoba menjadi lebih baik untuk mencintai pasangannya.
Walau berat ya Tuhan, berilah aku kekuatan untuk jauhkan diriku tenggelam dalam kepedihan yang sangat.
Ku Pejamkan mata, membayangi mu dalam relung-relung jiwaku, tidak kah kau merasa betapa aku sangat tulus mencintai mu.
Pasti engkau bisa melihat, dan mengintreprestasikan suatu ARTI ketulusan.
AKu hanya berbuat untuk menjadi lebih baik lagi.
Jangan siksa aku.
Aku mau hidup bersama mu 1000 tahun lagi.

0 komentar:
Poskan Komentar
hello guys