Thursday, January 26, 2012

Feel Free out of Mind

Palembang,
January 26, 2012

It's lately night, almost in the middle of night, i am still writing some articles for my blog, and it's seem I don't know why, I can't sleep earlier at this Thursday night. Then, i thought better for me to write something about my idea for my blog.

For this week, I don't know i am feeling blue, i can't feel so free, i am feeling in the bad condition, but I always trying to keep smiling to anybody. And I always keep silent, and let it be unsaid. I feel truly free when i talk something with the writing, because i can explore all out of my mind and my blog always would like listening my story of life in my daily activities.

I always say grateful to my God, because My God give the best thing for my life, for my parents, my job, and all the things I have, so feel grateful,. Thanks God. But the things is, I always feel empty in my heart. In this almost 26 years old i am, i feel i need some guidance to make to fill my empty heart with something.

I need some vocation, i don't think so..
I need a new situation, i don't think so..

I think i need be able so close to Allah, i need having so many times to learn about Islam, Alqur'an, and Sunnah. Ya Robb, let me in to get your brightness way for my life...

Kesabaran vs Amarah


Palembang,
Januari 26, 2012

Astagfirullahalazim, kata-kata ini yang sepatutnya kita ucapkan ketika kita berada pada titik amarah, sehingga kita bisa meredam amarah kita tersebut. Banyak hal yang membuat kita marah, sebel, bahkan dongkol terhadap sesuatu, misalnya prilaku orang lain yang semena-mena, suka se-enak perutnya sendiri, suka marah-marah ga jelas, dan hal-hal menyebalkan lainnya.. Fiuhh...

Sabar, kata-kata ini sangat sulit untuk kita implementasikan, karena seringkali kita terbawa emosi rasa amarah, sehingga sabar tidak pernah muncul dalam hati kita. Namun yakinlah, ketika kita bisa menahan diri, lemah lembut, tenang, dan bersabar di dalam segala aspek kehidupan, kita akan lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini.

Saya lebih baik berdiam diri sejenak, mengambil wudhu, sholat sunat untuk menahan rasa amarah yang sangat memuncak, karena dengan cara ini saya mendapatkan ketenangan, dan rasa amarahpun berangsur-angsur berkurang. Dan banyak cara lain yang bisa kita lakukan untuk selalu bersabar, misalnya selalu berpikir positif, legowo, dan cuek untuk hal-hal yang membuat dan menimbulkan rasa amarah.

Namun terkadang ketika selalu bersabar, kita seringkali di manfaatkan orang lain, dan di injak-injak, sehingga terkadang seringkali kita merasa dongkol terhadap hal tersebut. Namun di balik kesabaran itu, ada keindahan, karena Allah sangat menyayangi orang-orang yang sabar. Insyallah.

Selalu Bersabar, Bepikir Positif, dan jadilah Pribadi yang Santun dan Rendah Hati..

Sunday, January 15, 2012

Merokok = Merugikan diri Sendiri dan Orang Lain


Palembang,
Januari 26, 2012

Di penghujung akhir bulan Januari ini, saya mencoba menulis apa yang saya selalu alami saat ini. Di sekitar kita, kita menyadari bahwa banyak orang-orang di sekitar kita selalu merokok di sekitar orang-orang yang tidak merokok, bahkan aturan larangan merokok di depan umum pun masih banyak di langgar olah para perokok.

Tahukah anda betapa bahayanya rokok bagi perokok pasif, yaitu sebutan bagi kita yang tidak merokok, namun "menikmati" asap rokok beracun dari para perokok. Ada kolega saya yang akhirnya terkena kanker paru-paru di karenakan kebiasaan merokok yang akut, beliau bisa menghabiskan sampai dengan 3 bungkus rokok dalam sehari. Luar biasa.

Terkadang saya sesekali menegur para perokok yang menggangu ketika berada pada fasilitas publik. Namun terkadang mereka tetap membandel dan dengan rasa angkuhnya tetap merokok, bahkan di ruangan BerAC, yang jelas-jelas sangat membahayakan orang-orang yang berada di ruangan tersebut.

Mungkin tulisan ini sedikit himbauan bagi perokok, walaupun merokok itu adalah hak asasi manusia bagi setiap individu, namun bagi bukan perokok, kebebasan dari asap rokok juga merupakan hak asasi, maka hormati hak dan kewajiban masing-masing, merokoklah pada tempatnya, dan jangan pernah merugikan kesehatan orang lain.

Jika menilik kerugian merokok menurut hemat saya adalah:
  • Merugikan kesehatan, karena banyak penyakit yang muncul, mulai dari batuk, bahkan hngga kanker paru-paru, yang tentunya bisa berdampak sangat fatal bagi kesehatan bagi diri sendiri perokok maupun orang lain.
  • Menguras kantong, hal ini di karenakan si perokok harus mengeluarkan uang yang terus menerus untuk memenuhi hasrat merokoknya.
  • Orang perokok biasanya identik dengan orang yang kotor, bau mulut, dsb sehingga kurang nyaman di liat.

Semoga kita menyadari bahwa merokok sangat merugikan bagi kita sendiri dan orang lain, maka berhentilah untuk merokok.

Saturday, January 14, 2012

Pemimpin Sejati itu suka Mendengarkan



Palembang,
Januari 15, 2012

Dari beberapa referensi yang saya baca dan pengamatan dari kaca mata pribadi, saya menyimpulkan bahwa mendengarkan merupakan sesuatu yang sangat sulit kita lakukan, karena kebanyak dari kita lebih menyukai untuk di dengarkan dan terus selalu berbicara apa yang ingin selalu kita pikirkan kepada orang lain.

Namun harus di garis bawahi di sini, ketika kita menjadi seorang pemimpin sejari, ilmu listening, atau mendengarkan merupakan ilmu yang harus kita kuasai, kita harus sering mendengarkan orang lain, masukan orang lain, mendengarkan bukan hanya berupa ucapan dari bawahan kita, teman sekerja, atau dari atasan, mendengarkan juga berupa pengamatan kita terhadap sesuatu yang bisa menjadi masukan kita untuk mengambil keputusan yang objective dan tepat.

Sosok yang saya kagumi di dunia Telekomunikasi saat ini adalah Bapak Hasnul Suhaimi, sebagai CEO di PT XL Axiata, Tbk beliau memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa. Beliau pernah memposting di blog pribadi beliau, bahwa hampir 80% pekerjaan beliau adalah mendengarkan, karena dengan mendengarkan kita bisa mengali informasi dengan baik, bisa membangun hubungan interpersonal yang baik, bahkan dengan menjadi pendengar yang baik, bawahan kita tidak mengganggap jarak yang jauh antara atasan dan bawahan, namun ada semacam hubungan batin yang baik, yaitu atasan menjadi semacam guru, sahabat yang baik untuk menyelesaikan tujuan perusahaan, maupun membantu menyelesaikan masalah pribadi bawahan kita.

Belajarlah untuk menghargai orang lain dengan mendengarkan orang lain, siapapun itu, hargailah, karena dengan menghargai orang lain, maka sebenar-benarnya kita menghargai diri kita sendiri.

Selamat menjadi pribadi yang santun dan rendah hati..

Thursday, January 5, 2012

Menuangkan Harapan dan Cita melalui Tulisan


Palembang,
January 05, 2012

Setiap kita pasti memiliki suatu hobby tersendiri untuk mengisi waktu senggang kita dengan hal-hal yang menarik bagi kita untuk kita lakukan. Banyak hal yang bisa kita lakukan mulai dari kegiatan olahraga, traveling, nonton, baca buku/novel, sampai dengan main game.

Namun dari beberapa hobby di atas, yang menurut saya asik untuk di lakukan adalah menulis, ada beberapa alasan mengapa saya sangat suka sekali dengan hobby yang satu ini, yaitu:
  1. Menulis bisa membangun imajinasi kita terhadap sesuatu.
  2. Menulis mampu sebagai media curahan isi pikiran kita mengenai sesuatu, sehingga kita bisa "curhat" mengenai apapun yang masih dalam garis-garis kesantunan dalam memposting suatu tulisan yang baik.
  3. Menulis mampu menghilangkan rasa jenuh akan sesuatu, karena seakan-akan kita bisa meluapkan segala emosi yang ada di jiwa raga.
  4. Menulis mampu terus melatih untuk otak kita terus berpikir kritis dan kreatif dalam melakukan segala hal.
  5. Menulis juga mampu membantu kita untuk bekerja dengan baik, karena kita terbiasa untuk imajinatif, mampu dengan mudah menuangkan isi pikiran melalui tulisan yang mudah di mengerti orang lain, sehingga ketika di dunia bekerja pun, akan membantu kita dalam membuat program, surat, proposal pekerjaan di kantor.

Poin terpenting bagi saya dalam hobby menulis adalah saya bisa tertegun untuk berpikir dan menuangkan segala isi perasaan, isi pikiran saya kedalam suatu tulisan yang bisa membuat saya nyaman untuk melakukan hal tersebut. Saya sering menuangkan pandangan saya terhadap sesuatu hal dengan tulisan, saya sering menuangkan rasa ketidak setujuan dan kritikan melalui tulisan, dan kadang saya menangis dengan tulisan.

Saya terobsesi untuk menulis sebuah buku nanti, tidak berharap menjadi penulis besar, namun hanya sebagai "Pelampiasan Nafsu" untuk "Menelanjangi" isi pikiran saya dalam bentuk tulisan yang mudah di mengerti dan di terima masyarakat luas..

Amin, Someday I will..