Monday, November 26, 2007

The First Day of My New Tasks in Lampung

Bandar Lampung,
November 26, 2007

Hmm, wah actually this day is Monday, dimana bnyak org yang membenci hr ini

yah, tetepi tidak dengan saya, hr ini adalah hr dimana saya bertugas di Lampung
huh, setelah saya mkn nasi uduk di depan kos, (hmm walau ga enk)
yang saya lakukan adalah pergi ke Galeri Indosat untuk menanyakan masalah
Indosat 3G saya, yang tidak bisa terkonek (no Networks)
wah, setelah bertemu dengan Bapak Cahyo, finnaly akhirnya saya dapet penjelasan
klo jaringannya lgi rusak, hikksks,
wah gpp, tp jam 12an, udah idup lg kog,hehehe

Setelah ke Indosat, saya ke Alam Prima Komputer, salah satu Partner HP yang saya handle
untuk di Provinsi lampung, wah lumayan cape sih ya, tp enk kog,
disana ada mbak-mbak yang cakep yang ngajak ngbrol aku,.hehehe
(jadi betah deh)

Hmm, yah, begitulah kehidupan, jangan pernah menggangap sesuatu jelek,
kita harus mempersepsikan diri bahwa jg pernah melihat sesuatu itu pada satu sisi aja
memulai sesuatu dengan baik, dan semangat tentunya akan membawa kita pada sesuatu
yang br, dimana tentunya kita jg akan merasa akan bhgia tentunnya.

oh iya, hr ini saya mendapat email dr sahabat saya, yang isinya dr potongan emailnya sangat menyentuh sekali,.
mbak ria, said

'I'm the person who do believed in process,
but, only Allah SWT knows how long that i can live
hope that you wouldn't be too cry when i leave this crazy world'

Wah, aku jd terharu, semangat mbak ria ya.

Friday, November 23, 2007

Kehidupan yang baru

Bandar Lampung,
November 24, 2007

Wah, finnaly aku nyampe juga ke Lampung,
eh, ternyata di tempat yang baru ini panas juga ya, hikss
wah, ternyta di tempat yang baru mempunyai karakteristik
dan keunikan tersendiri ya,

wah, ternyata selain panas, Lampung juga lebih murah untuk living costnya
heheh, bisa asving bnyak nih, buat kuliah lagi,
wah, syukurlah, walaupun aku gak punya sapa2 di lampung
ternyata Ani, temen satu SMA dulu di Kota Jambi, bisa menjemput ku di Airport
ketika pertama kali aku menginjakan kaki di Kota Bandar Lampung,

oh ya aku mau nanya,
Temen-temen, tahukah kamu, ternyata aku berhasil mncoba sesuatu yang baru
wa, sngnya ternyata klo kita serius untuk belajar sesuatu dan intens menekuninya kita pasti bisa,
hehehe, wah, dunia IT emank seru, walau IT itu identik dngan mahal
its ok, its doesnot matter to me for spending my money for its

hehehe, wah oh ya, ntar klo aku dah jalan ke Kota bandar Lampung
ntar aku share ke temen-temen tentang pengalaman ku di Kota yang Baru

hmm, dengan semangat yang baru dan tantangan yang baru,

Thursday, November 22, 2007

Kebahagian Bukan Dari Materi


Jakarta, November 22, 2007 Wah, wah.. km hebat ya, sudah sukses ya sekarang, temen ku berkata,. wah biasa aja, aku selalu berusaha yang terbaik aja, hmm dan tetap fokus dengan apa yang aku hadapi?, aku berkata kepadanya. Yah, itulah kehidupan, terkadang orang melihat kesuksesan sesorang itu dari material tidak dari kesuksesan kebahagiaan, yang sebenarnya bukan berasal dari material tetapi dr kebahagian hati yang damai dan tentram.

Kita wajib bersyukur dengan apa yang kita terima dengan tetap selalu melakukan yang terbaik
dengan apa yang kita punyai. Kita harus belajar apa adanya, karena dengan kita bersikap sederhana tentunya kita bisa melihat dan sadar akan kekurangan kita, dan tentunya kita tidak akan menyalah kan orang lain akan hal tersebut, tetapi bagaimana kita bisa menyukurinya. Oh ya, hmm hari ini adalah hari dimana saya akan merasakan suasana yang baru, dimana saya akan mendapat tantangan baru, partner kerja baru, team yang baru.

Saya bahagia bisa bergabung dengan salah satu perusahaan IT terbesar di Dunia,
dan saya bangga untuk ITU. Dan Dengan Kemampuan yang saya miliki saya akan komit dan konsisten untuk melakukan yang terbaik untuk karir saya. Thanks to My God, Parents, Friends, and anybody who get in on my friendship. heheheh, aku akan selalu memberikan yang terbaik. Materi bukan lah segalanya tetapu kebahagian sejati adalah persahabatan sejati, dan kasih sayang orang tua kepada anaknya.

Bambang P

Sunday, November 18, 2007

hmm, Sunday Afternoon


Jakarta,
November 18, 2007 21.56
Malam ini badan saya terasa cukup lelah setelah seharian ketemu dengan temen sekos yang dulu kuliah di salah satu perguruan tinggi di Padang. Siang itu tepatnya pukul 10.45 saya berangkat ke Atrium senen dengan menggunakan metro mini, seperti biasa karena terbiasa saya akhirnya dapat juga Metro Mini P20 yang sekitar 5 menit di bawah terik matahari jakarta Fuhh, akhirnya dapat juga, gpp walaupun juga ga dapat tempat duduk, sekitar 5 menit berdiri, alhamdulillah saya dapat juga tempat duduk, karena perjalanan dari daerah tempat tinggal saya di kuningan ke Terminal Senen sekitar 45 menit cukup melelah kan untuk berdiri,. dan pukul 11.30 akhirny saya sampai juga ketempat yg di tuju, yaitu atrium senen karena kita janjian sebenrnya jam 11.00 wah, walau wajah penuh dengan keringat, finnally ketemu juga dengan temen-temen baikku pada saat kuliah di padang dulu wah, mereka masih seperti yang dahulu, dengan gaya yang sama dan kita saya ajak makan ke salah satu restoran cepat saji disana, wah, gpp biar gw traktir aja cuy? kata saya ke mereka, saya tau kondisi dompet mereka, seperti waktu saya juga menjadi mahasiswa hehehe yah, terkadang hidup itu harus berbagi, saling menhiasi satu sama lain dengan perasaan persudaraan, pertemanan yang sampai tua pun kita nikmati karena, pada saat tua nanti akan menjadi suatu yang membahagiakan bagi kita ketika kita bertemu dengan mereka Wah, sudah sore jam 06.00, kami mau plg ya, besok mau KP (kerja Praktek), kata mereka kepada ku. Ya, temen selamat jalan ya, semoga KP nya sukses, pesan ku kepada mereka, setelah mereka mampir ke kosan ku, setelah kita ke JCC untuk melihat pameran buku dan Komputer temen, Tuhan, pasti tau umur kita akan berakhir kapan dan kita tidak tau kapan kita berpisah untuk selamanya asal masih nyawa di kandung badan, kita akan menjadi sahabat yang saling membantu, menghormati, menyayangi dan saling berbagi. Saya yakin, temen-temen yang membaca cerita sederhana ini bisa mengambil sesuatu yang baik bahwa saling bersahabat dan menyanyagi lebih bahagia dari pada saling bermusuhan.

Friday, November 9, 2007

Finally i got what i want


huuhh, Alhamdullilah, Finally i am getting what i want
its very great to me to developed my self in facing the life, here in HP
wah, thanks to my friends, thanks to my parents,
especially thanks to Allah SWT
hehehe
i have got new position, and get new responsibilities

Thanks

Monday, October 29, 2007

Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan.


Oct 28, 2007


Mereka adalah pasangan yg saling mencintai dan anak itu adalah buah hati

mereka.
Saat anak tersebut berumur dua tahun, suatu pagi si ayah melihat sebotol obat
yg terbuka.
Dia terlambat untuk ke kantor maka dia meminta istrinya untuk menutupnya
dan menyimpannya di lemari.
Istrinya, karena kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut.

Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya.

Karena tertarik dengan warna obat tersebut lalu si anak memakannya semua.
Obat tersebut adalah obat yg keras yg bahkan untuk orang dewasa pun hanya
dalam dosis kecil saja.
Sang istri segera membawa si anak ke rumah sakit.
Tapi si anak tidak tertolong.
Sang istri ngeri membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya.

Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya yang telah
meninggal, dia melihat kepada istrinya dan mengucapkan 3 kata.


PERTANYAAN :
1. Apa 3 kata itu ?
2. Apa makna cerita ini ?

JAWABAN :

(1)

Sang Suami hanya mengatakan "SAYA BERSAMAMU SAYANG"

Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka adalah sikap yang
proaktif.

Si anak sudah meninggal,tidak bisa dihidupkan kembali.
Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri.
Lagipula seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan menyimpan botol
tersebut maka hal ini tdk akan terjadi.

Tidak ada yg perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata
wayangnya.

Apa yg si istri perlu saat ini adalah penghiburan dari sang suami dan
itulah yg diberikan suaminya sekarang.

Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini maka
akan terdapat jauh lebih sedikit permasalahan di dunia ini.

"Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah kecil"

Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutanmu. Kamu akan
menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal tidak sesulit yang kau bayangkan.



(2)
MORAL CERITA

Cerita ini layak untuk dibaca. Kadang kita membuang waktu hanya untuk
mencari kesalahan org lain atau siapa yg salah dalam sebuah hubungan atau

dalam pekerjaan atau dengan org yg kita kenal.
Hal ini akan membuat kita kehilangan kehangatan dalam hubungan antar manusia.

Cobalah kita belajar untuk melihat satu sisi kehidupan dimana kita bisa melihat secara dewasa, dimana terkadang kita melihat sebelah mata akan hal-hal yang kita anggap sepele.

Thursday, October 25, 2007

THE BUSIER YOU ARE


THE BUSIER YOU ARE

Oct 24, 2007

Suatu hari, seorang ahli 'Managemen Waktu' berbicara didepan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata: "Baiklah, sekarang waktunya kuis ". Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya:" Apakah toples ini sudah penuh?"


Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!" Kemudian dia berkata, " Benarkah?" Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke
dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi: " Apakah toples ini sudah penuh?" Kali ini para siswanya hanya tertegun, "Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab.

" Bagus!" jawabnya. Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langs ung memenuhi ruang-ruang kosong di antara kerikil dan bebatuan.

Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?" "Belum!" serentak para siswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, "Bagus!"


Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kpd para siswanya dan bertanya: "Apakah maksud dari ilustrasi ini?"


Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!"

"Bukan!", jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :

JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.

"Apakah batu-batu besar dalam hidupmu?
Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi,
persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu, ibadahmu pada Tuhanmu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut
sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.

Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu".