Thursday, September 26, 2013

Bermunajat



Palembang,
26 September 2013.

Baru saja tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Kota Palembang, saya langsung mencari penginapan untuk 2 hari ini mengurus segala pekerjaan yang berhubungan dengan penyelesaian thesis ini. Sudah 3 penginapan yang saya coba datangi, namun keliatannya karena ada event Internasional yaitu Islamic Solidarity Games (ISG) di Kota Palembang sebagai tuan rumah, mengakibatkan semua hotel dan penginapan. Ya Sudahlah, mungkin malam ini saya menumpang tinggal di rumah rekan kantor saja.

Sembari membuat materi presentasi di Kampus MM Unsri, mengapa air mata ini tiba-tiba mengalir, ingin menangis meluapkan isi hati, bahwa saya ingin sekali meminta pertolongan kepada Allah untuk membantu saya menyelesaian semua pekerjaan ini. Ya Allah bantu hamba untuk menyelesaikan semua beban ini agar bisa saya selesaikan ya Allah. Hanya kepada-Mu lah aku bermunajat Ya Allah. Hanya kepada-Mu lah aku berdoa.

Maafkan segala dosa kami ya Allah, jadikan lah kami selalu hamba-Mu yang selalu diberi petunjuk-Mu. Amin

Saturday, May 25, 2013

Air Mata, Sujud dan Doa



Bengkulu,

15 Mei 2013

Entah mengapa menulis adalah satu-satunya cara untuk saya bisa menuangkan isi kegundahan saya yang seperti saya alami malam ini. Air mata tak terhitung tercurahkan, dan rasa ini tak terperikan. 

Mungkin hanya itu yang bisa saya lakukan, selain bersujud dan menengadahkan tangan ke atas, memajadkan doa kepada Allah SWT untuk bisa memberikan kesabaran kepada saya, kerendahan hati, ketawakalan dan mendapatkan yang terbaik dari semua mimpi dan harapan saya.

Ya Allah, maafkan hamba mu ini, hamba adalah hamba-Mu yang lemah, hamba ingin memanjatkan permohonan kepada-Mu Ya Allah, Bukakan pintu hati kecil ku ya Allah, beri kesabaran, hilangkan rasa kesedihan yang mendalam ini, jauhkan hamba dari hal-hal yang tidak patut, dan tunjukanlah hamba di jalan-Mu yang lurus selalu ya Allah.

Mungkin Allah masih sayang kepada ku, dan akan memberikan yang lebih baik.
Ya Allah tunjukkan yang terbaik untukku Ya Allah. Amin

Sendiri Lagi Lyric by Noah

Tinggallah ku sendiri dalam sepi ini
Tiada temanku lagi
Tak sanggup hati ini sendiri begini
Tanpa dirimu kasih


Tak ada arti hidupku
Bila kau tak di sisiku

Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu salahku padamu
Hingga kau pun tega biarkan diriku sendiri, sendiri lagi


Tak mungkin ku mencari pengganti dirimu
Walau kini ku sepi ooh
Ku ingin kaupun tahu cinta suci ini
Ku bawa sampai mati

(tak ada arti hidupku
Bila kau tak di sisiku)


Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu apa nanti jadinya
 

Mengapa oh mengapa kau tinggalkan diriku
Tak tahu, ku tak tahu salahku padamu 

Hingga kau pun tega biarkan diriku sendiri, sendiri lagi

Thursday, May 23, 2013

Mengejar Asa, Menggapai Mimpi dan Cita


Bengkulu
23 Mei 2013.

Terduduk dan terdiam ku di keheningan malam ini, dengan kondisi tubuh yang down pada malam ini, menambah campur aduk perasaan dan beban pikiran yang ada saat ini.

Namun entah mengapa, tangan saya menuntun saya untuk menghidupkan laptop, lalu menulis rangkaian kata demi kata mengenai isi hati yang paling dalam saat ini. Entah mengapa dengan menulis, saya bisa mencurahkan isi hati yang berkecamuk saat ini, saat-saat sedih dan galau, hal yang bisa menenangkan hati saya selain shalat dan berdoa adalah dengan menulis. Karena dengan menulis, saya bisa menghilangkan segala rasa amarah, sakit hati, benci, dan rasa lainnya yang membuat kita bersedih.

Fiuh, terkadang didalam kehidupan ini kita pasti selalu berharap yang terbaik, melakukan hal-hal yang baik, namun hasilnya ada saja yang tidak baik, maka kita dengan leggowo untuk bisa menerima dengan hati yang tenang bahwa setiap kejadian yang kita hadapi baik itu buruk maupun baik, pasti memiliki makna yang paling baik untuk kita, tinggal bagaimana kita dengan sikap dewasa bisa menghadapi dengan sikap yang sabar dan selalu qonaah dan tawakal.


Ketika kita memilih seorang pendamping hidup, memang banyak hal yang harus kita pertimbangkan, namun yang utama ketika kita menginginkan seseorang menjadi pasangan dan pendamping hidup kita selamanya, adalah wanita yang benar-benar mau menerima kita apa adanya. 

Banyak hal yang menjadi cita dan impian saya saat ini, dikala waktu terus berjalan, umur semakin bertambah, dan rambut di kepala semakin memutih, semoga segala asa dan harapan itu masih tetap ada, dan kita tetap memiliki asa untuk bisa mentik jalan itu untuk meraih dan menggapai segala impian kita. Amin.

Semoga mendapatkan yang lebih baik, Amin.

Tuesday, April 9, 2013

Kebarokahan Hidup




Jakarta,

10 April 2013

Malam ini, di awal pagi ini saya masih di depan laptop menikmati kesendirian dan keheningan malam ini di Kota Jakarta yang hiruk pikuk khas kota Metropolitan. Di temani musik-musik lawas Barat sembari melatih listening, saya masih menulis di Blog sederhana ini dengan tulisan yang sederhana pula.

Mungkin di awal umur 28 tahun ini, hal yang saya panjatkan kepada Allah adalah, saya berdoa semoga di sisa umur saya, saya selalu diberikan kebarokahan oleh Allah dan selalu diberi petunjuknya untuk saya menjadi manusia yang lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya.

Mungkin tahun ini menjadi tahun yang sangat penting bagi saya, karena di umur yang sudah memasuki usia dewasa ini, saya berusaha menemukan wanita yang tepat untuk menjadi pendamping hidup saya. Terkadang banyak pria mencari wanita dari fisiknya saja, namun bagi saya kecantikan bukanlah menjadi pertimbangan utama, namun agama, kesantunan perilaku, respect dengan pasangan, serta bisa dekat dengan keluarga kita menjadi pertimbangan utama. Karena ketika seorang wanita bisa menjaga agamanya, saya yakin dia akan menjaga kehormatannya, menjaga auratnya, menghormati orang tua pasangan, dan akan berbakti kepada suami.

Sampai saat ini, saya terlalu sangat berhati-hati dalam memilih pasangan, hal dikarenakan saya ingin wanita yang menjadi pendamping saya nanti adalah wanita pertama dan terakhir untuk menemani di sisa hidup saya ini. Ya Allah, dari sekian banyak doa yang aku panjatkan kepada-Mu, mudahkan jalan hamba untuk menjalankan kesempurnaan Agama-Mu dengan Menikah. Hamba yakin dengan menikah, kebarokahan akan lebih hamba rasakan atas segala nikmat yang Engkau berikan.

Semoga saya bisa menemukan wanita yang tepat untuk menjadi pendamping hidup di sisa umur saya ini. Amin.

Keheningan Malam Menemani Malam ini


Jakarta,
09 April 2013

Pukul menunjukkan waktu 10:20 malam ini, kebetulan karena ada keperluan pengurusan visa di United Kingdom Embassy, maka saya menginap malam ini di Hotel Puri Denpasar setelah menunggu sekitar 1 jam kedatangan Bis Damri arah Blok - M dari Bandara ke Hotel. 

Lumayan hanya dengan Uang Rp 25.000,- turun di Semanggi, di tambah Ongkos Taksi Rp 15.000 dari Halte Semanggi-Hotel Puri Denpasar, bisa menghemat dompet malam ini. Prinsip Backpackeran tetep dipake. hehehe

Waktu appointment dengan Embassy esok hari pukul 08:00, lumayan malam ini bisa saya gunakan untuk menulis di blog ini, membaca beberapa bahan untuk thesis saya, serta belajar TOEFL tentunya. Saya berdoa, semoga Pengurusan Visa untuk ke Inggris kali ini bisa lolos, sehingga saya bisa mewujudkan mimpi saya untuk bisa berfoto di depan Istana Beckingham atau di Westminster Abbey yang fenomenal itu. Amin. 

Saat sekarang waktu menunjukan beberapa menit lagi akan berada pada pukul 12:00, dan berarti usia saya sudah menjadi 28 tahun, dan saat ini rasanya sedih dan senang campur aduk. Bahagianya di umur yang ke 28 tahun ini, saya diberikan kesehatan yang baik, orang tua saya dan keluarga diberikan kesehatan, diberikan rejeki yang berkecukupan. Alhamdulillah bahagia rasanya. 

Saya banyak bermunajat kepada Allah SWT, semoga di sisa umur ini semakin barokah, saya selalu berada di jalan Allah, selalu lebih rendah hati, dan semua harapan di tahun ini bisa dikabulkan. Amin Ya Rabbal alamin.


Monday, April 8, 2013

Don't Expect too Much, Dont Love Too Much


Bengkulu,
08 April 2013

 Waktu menunjukan pukul 11:45 ketika saya menulis tulisan malam ini, sebenarnya waktunya saya untuk berangkat keperaduan malam ini, namun karena harus menyelesaikan revisi tesis saya yang sudah berapa puluh kali saya lakukan. Fiuh.. Tetap semangat.

Terkadang kita sering sekali dengan mudah menyakiti orang lain, dan tanpa kita sadari kata-kata yang kita ucapkan sangat membekas pada orang tersebut. Mungkin terasa sekali ketika kita mengetahui orang yang selama ini kita harapkan, kita ingin memberikan yang terbaik untuk dia, ternyata tidak memberikan response, serta menyakiti kita dengan kata-kata yang membuat kita merasa sedih. Sangat sakit memang, namun saya tidak akan memendam di hati ini, saya akan berusaha membuang jauh-jauh rasa itu. 

Saya akan membuktikan suatu hari nanti, bahwa dia menyesal tidak memilih saya. Saya akan bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Rasa sakit itu akan saya ubah menjadi pelecut dan penyemangat dalam dada saya untuk saya  bekerja keras lagi, belajar terus, dan membuktikan bahwa orang yang kita pandang remeh dan sebelah mata, ternyata akan lebih baik. And I will Prove it. Promise me.

Saya sekarang baru setuju dengan statement yang mengatakan bahwa "Dont Expect too Much, Dont Love Too Much to someone", mungkin lebih baik segala sesuatu kita serahkan kepada Allah SWT Sang Maha Pencipta, dan kita panjatkan Doa, semoga kita selalu diberikan kebarokah, kebaikan, dan petunjuk jalan-Nya.

Ya Allah, berilah hamba yang terbaik. Amin