Monday, November 16, 2015

Bagaimana Memilih Handphone sebagai kebutuhan komunikasi!




Bengkulu,
17 November 2015.

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar manusia, karena sebagai makhluk social tentunya manusia perlu untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan orang lain. Banyak pilihan komunikasi yang tersedia, baik dengan melakukan komunikasi tatap muka langsung, komunikasi melalui media surat, dan komunikasi melalui Telpon Tetap atau menggunakan Telepon Mobile atau Handphone. Seiring dengan kebutuhan Komunikasi yang sangat tinggi, berikut beberapa tips ketika kita ingin memilih Handphone sebagai sarana dasar komunikasi kita:

  • Pilih HP sesuai dengan Kebutuhan
Ketika kita memilih HP, yang harus menjadi pertimbangan Utama adalah fitur apa yang di butuhkan dari HP tersebut, misalnya apakah hanya butuh untuk telpon dan sms saja, atau fungsi value added lainnya seperti Entertainment, Mailing, Browsing, dan Instant Massaging. Hal ini di karenakan dengan pemilihan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan kita, bisa berpengaruh terhadap harga HP itu sendiri.

  • Pilih product yang berkualitas
Tentunya setiap produk yang dibeli, kita menginginkan produk yang memiliki daya tahan dan kualitas yang baik, hal ini tentunya bisa menjadi referensi dalam hal pemilihan merek yang berkualitas, service center yang mudah untuk di temui, dan ketersediaan sparepart ketika barang itu mengalami kerusakan.

  • Tempat Pembelian HP
Ketika kita membeli produk di distributor resmi dari principal HP tersebut, maka tentunya kita akan merasa nyaman akan keaslian produk, hal ini dikarenakan makin banyaknya produk yang merupakan barang BM (Black Market) artinya barang ini tidak mendapatkan garansi resmi dari principal tersebut. Hal ini juga untuk mendapatkan garansi kualitas yang baik, karena biasanya distributor dari produk ini tentunya memberikan garansi yang baik.

  • Harganya cukup stabil jika di jual kembali
Pada suatu saat, ketika kita ingin mengganti HP dengan tipe yang lebih baru, dengan merek yang bagus, dan kualitas produk yang baik, biasanya harganya tidak terlalu jatuh ketika kita menjual kembali barang tersebut.

Dari beberapa tips di atas, merupakan bahan rujukan bagi kita untuk membeli suatu gadget komunikasi, sehingga bukan fungsi alat komunikasi saja, namun bisa kita jadikan sebagai kebutuhan komunikasi melalui media email, browsing, internet, dsb. Selain itu juga, fitur entertainment yang di miliki juga perlu kita perhatikan untuk bisa menjadi teman setia kita dalam perjalanan misalnya untuk fungsi music, gaming, kamera dan video dengan kualitas yang baik.

Program Loyalty bagi pelanggan setia Telkomsel di Bengkulu.


 Bengkulu,
16 November 2015.

Program Loyalty bagi pelanggan setia Telkomsel di Bengkulu.

Khusus bagi anda pelanggan setia Telkomsel. Dapatkan diskon di merchant-merchant baru yang bekerjasama dengan Telkomsel Branch Bengkulu, dengan menukarkan 10 TelkomselPOIN Anda:

- Merchant Medio Galery Souvenir Bengkulu (Pagar Dewa Bengkulu). Diskon 10% untuk semua transaksi dengan menukarkan 10 TelkomselPOIN ke kasir, caranya ketik: MEDIOBKL kirim ke 777.

- Merchant RM. Pondok Permata, Jalan Pariwisata, Pantai Panjang Bengkulu. Diskon 10% untuk semua transaksi dengan menukarkan 10 TelkomselPOIN ke kasir, caranya ketik: RMPERMATABKL kirim ke 777.
- Merchant Aliya Baby (Simpang Padang Harapan Km 6 Bengkulu). Diskon 10% untuk Fashion Anak & 3% untuk Perlengkapan Bayi dengan menukarkan 10 TelkomselPOIN ke kasir, caranya ketik: ALIYABKL kirim ke 777.

- Merchant Ches Beauty Center (Simpang Padang Harapan Km 6 Bengkulu), dapatkan diskon:
a. Diskon 30% untuk Facial Treatment.
b. Diskon 20% untuk Spa.
c. Diskon 15% untuk Meni-pedi.
d. Diskon 15% untuk Creambath.
Dengan menukarkan 10 TelkomselPOIN ke kasir, caranya ketik: CHESBKL kirim ke 777.


Dan info merchant TelkomselPOIN di Bengkulu, anda bisa mengakses di http://www.telkomsel.com/poin, dan Info TelkomselPOIN bisa di akses di *700#

#TelkomselPOIN
#HighValueCustomer
#BranchBengkulu

Thursday, November 12, 2015

The Power of Sedekah


Bengkulu,
12 November 2015.

Di artikel sebelumnya, saya pernah menulis mengenai review buku Sedekah Super Story karya Muhammad Assad yang sangat bagus sekali. Dan buku ini saya sangat rekomendasi bagi rekan-rekan untuk bisa terus terinspirasi bagaimana kekuatan sedekah bagi kebarokahan hidup kita. Untuk review buku dari Assad ini bisa di lihat di link berikut: http://bambangpurnomohp.blogspot.co.id/2015/10/book-review-sedekah-super-stories-by.html .



Senang sekali sore ini saya membaca postingan rekan kami, yang menyatakan bahwa "Tidak ada yang miskin dengan bersedekah, dan tidak ada yang kaya karena kikir". Disini kita bisa mengambil makna yang mendalam bahwa klo kata Ustad Yusuf Mansyur, "Ente gak akan kere karena sedekah". Karena semakin banyak kita bersedekah, semakin banyak kebarokahan, rejeki, dan nikmat yang tidak terduga yang akan kita dapatkan. Allah akan mempermudah hidup kita dari segala kesempitan, dan musibah dan permasalahan hidup lainnya.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Nabi saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari - Muslim).

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Allah swt. akan menambah kemuliaan kepada hamba-Nya yang pemaaf. Dan bagi hamba yang tawadhu’ karena Allah swt., Allah swt. akan mengangkat (derajatnya). (HR. Muslim).


Dari dua hadis ini kita bisa banyak belajar bahwa Allah SWT sangat menyukai hambanya yang suka bersedekah. Apalagi ketika kita memiliki rejeki yang cukup, diberikan kesehatan dan kelapangan, maka berbagilah dengan orang-orang yang membutuhkan bantuan dan sedekah dari kita. Semogga Allah SWT selalu memberikan kebarokahan hidup bagi kita sebagai hambanya. Aamiin.


Monday, November 9, 2015

Selamat Hari Pahlawan, 10 November.


Selamat Hari Pahlawan, 10 November.

Bengkulu,
10 November 2015.
"Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya."
- Sutan Syahrir.

"Tak ada yang lebih kuat dari kelembutan, tak ada yang lebih lembut dari kekuatan yang tenang."
- Jendral Sudirman.



Selamat Hari Pahlawan, Semoga Semangat Kemerdekaan dari para Pahlawan dan Founding Fathers Negara ini menginspiring kita sebagai generasi muda untuk terus bergerak maju, berpikir kreatif, dan membangun bangsa dengan segala profesi yang kita jalani saat ini.

Merdeka....

Kerjakanlah Pekerjaanmu dengan Sebaik-baiknya


Bengkulu,
09 November 2015.

"Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Dan barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang muhajid di jalan Allah (HR. Ahmad).

Senang sekali pagi ini, saya membaca postingan salah satu rekan terbaik kami Bang Bobby dari Pekanbaru di media sosialnya. Hampir tiap hari beliau memposting dengan postingan yang positif dan penuh dengan ilmu, nilai-nilai ibadah, dan makna kehidupan. Pada pagi ini beliau memposting mengenai anjuran kerja keras dalam Islam.


Didalam Hadis diatas dianjurkan kepada Umat Muslim untuk bekerja keras untuk memberikan nafkah yang halal kepada keluarganya. Dan ini seperti seorang mujahid di medan perang di Jalan Allah SWT. Yang bisa kita ambil dari sini adalah, bagaimana kita bisa selalu amanah dengan apa yang kita kerjakan, memiliki integritas yang tinggi, dan bisa bekerja dengan sebaik-baiknya untuk semua amanah yang kita pegang saat ini. Karena tentunya, amanah yang kita emban saat ini, akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Semoga kita bisa terus bekerja dengan smart, sebaik-baiknya, mengkontribusikan yang terbaik kepada Instansi dimana kita bernaung, selalu berintegritas, memegang kejujuran dan amanah dengan pekerjaan kita. 

Selamat Sore dan Selamat Berkarya.


Sunday, November 8, 2015

Book Review - Selimut Debu oleh Agustinus Wibowo


  
Bengkulu,
08 November 2015.

  • Judul          : Selimut Debu
  • Penulis       : Agustinus Wibowo
  • Penerbit    : Gramedia Pustaka Utama
  • Jenis          : Memoar
  • Genre         : Traveling, Sosial
  • Terbit        : Januari 2010
  • Halaman     : xiv + 461
  • Ukuran        : 13,5 x 20 cm
Ini adalah buku pertama Agustinus Wibowo. Namun, saya justru membacanya terakhir, setelah Titik Nol dan Garis Batas. Masih dengan gaya yang sama, Agustinus tidak cuma traveling untuk mengunjungi tempat wisata terkenal di suatu negara, tapi juga menyelami kehidupan masyarakat di sana. Agustinus tidak hanya melihat keindahan alam, tapi juga fakta sosial, ekonomi, serta sejarah dari setiap tempat yang dikunjungi. Dan kali ini, Agustinus bercerita tentang negeri perang: Afghanistan.


Berbeda dengan dua buku lainnya yang bercerita tentang banyak negara sekaligus, kali ini penulis hanya fokus ke satu negara. Agustinus memang tinggal cukup lama di Afghanistan karena sempat kehabisan uang dan bekal perjalanan. Oleh karena itu, ia bekerja sebagai fotografer dan editor di salah satu kantor berita di sana. Dalam kurun waktu tersebut, Agustinus menjelajahi negeri Afghanistan. Ia berkelana mulai dari ibu kota, tepi timur, selatan, utara, barat, hingga jantung Afghanistan di tengah-tengah negeri (tapi paling menderita), serta Lembah Wakhan yang terabaikan.
Agustinus mengunjungi semua lokasi penting di Afghanistan. Mulai dari Kabul: ibu kota yang gemerlap. Bamiyan: kota suci peninggalan Buddha. Kandahar: wilayah konflik markas Taliban. Wakhan: lembah terkucil yang mimpi hidup di Tajikistan. Serat: gerbang mengadu nasib ke Iran nan makmur. Lalu Provinsi Ghor: jantung negeri yang justru mustahil ditinggali. Juga masih banyak tempat-tempat lain yang dikunjungi Agustinus.


Agustinus juga berusaha mengenal setiap penghuni Afghanistan. Mulai dari penduduk Kabul, hingga pendukung Taliban, pejuang gerilya, tentara Amerika, juga para ekspatriat. Dia juga menyelami setiap suku di negeri miskin ini. Mulai dari Hazara yang berwatak keras dan sering memberontak. Pasthun, yang konservatif dan patuh adat, basis Taliban. Ismaili di utara yang cenderung bebas dan pro komunis. Wakhi saudara orang-orang Chapursan di Pakistan.
Agustinus terus berpindah untuk membuka tabir Afghanistan. Meski ia tahu negeri ini tak pernah aman. Bisa saja Taliban menculiknya di siang bolong. Bom pun meledak tanpa kenal waktu, tak pula memilih lokasi. Ia bisa mati sia-sia menginjak ranjau kapan pun. Ancaman itu pula yang dirasakan oleh setiap penghuni Afghanistan.
“Di sini semua mahal. Yang murah cuma satu: nyawa manusia.” Agustinus.


Dengan membaca buku ini, banyak makna kehidupan yang saya dapatkan, mulai dari sulitnya kehidupan di negeri penuh perang Afganistan, Indahnya pemandangan Alam, dan beragam pemahaman mengenai bagaimana mereka memuliakan Mahmen atau tamu, walaupun dengan kesederhanaan mereka, Orang Afganistan tetap melayani tamu sebagai raja, dan sisi-sisi lainnya yang tidak pernah kita bayangkan mengenai kehidupan di negeri ini.

Apa yang ditulis Agustinus Wibowo, yang notabene memang pernah lama tinggal disana, memperkaya khazanah berpikir saya mengenai negera-negara lain yang lebih sulit dari Negara yang kita cintai Indonesia, sehingga membuat kita lebih bijak dan lebih banyak bersyukur dengan apa kenikmatan yang kita rasakan di Indonesia, mulai dari tanahnya yang subur, alamnya yang aduhai, keramahan penduduk Indonesia, keanekaragaman kuliner yang maknyus, dan keamanan yang lebih nyaman dibandingkan Negara Perang seperti Afganistan.



Buku ini layak anda baca, dan ketiga buku Agustinus Wibowo, Pria asal Lumajang, Jawa Timur, ini telah saya baca semua, dan setiap bukunya sangat inspiring dan memberikan warna-warni pengalaman hidup yang bermakna.

Selamat membaca, dan selamat berkarya.

Thursday, November 5, 2015

Word of Mouth Marketing - Getuk Tular sebagai Strategi dalam melakukan Penetrasi Pasar



Bengkulu,
06 November 2015.

Kamis, 05 Nov 2015 kemarin, saya sempatkan sekitar setengah jam sebelum pulang untuk mengikuti digital learning yang mempelajari mengenai Kekuatan Word of Mouth (WOM) Marketing dalam melakukan penetrasi pasar. Istilah Getuk Tular merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi seorang marketer dalam melakukan strategi akuisisi pasar di industrinya.

Dari e-learning yang saya ikuti, ada beberapa hal yang menarik bagi saya untuk dishare yaitu:

  1. Mengapa WOM Marketing begitu sangat penting bagi pelaku bisnis saat ini, karena dari hasil penelitian menunjukan bahwa 76% pelanggan tidak percaya pada perusahaan yang mengatakan mengenai kebenaran dalam iklannya.
  2. Pada bulan April 2009, Nielsen melakukan survey yang hasilnya menunjukan bahwa 90% pelanggan percaya dengan rekomendasi dari orang yang dikenalnya.
  3. Pada tahun 1955, penelitian menunjukan bahwa WOM lebih efektif 7 kali dibandingkan surat kabar, dan pada tahun 2001, penelitian menunjukan bahwa WOM Marketing 10 kali lipat lebih efektif dibandingkan iklan media.
Dari hasil pembelajaran ini, menunjukan hasil yang luarbiasa, bahwa perilaku pelanggan dalam melakukan pengambilan keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh reference, atau relative yang dikenal baiknya. Misalnya ketika kita ingin membeli hp, kita sering bertanya terlebih dahulu ke keluarga kita, sahabat kita, atau reference dan review dari orang lain di sosial media ataupun internet.

Dan ini menjadi tantangan bagi pelaku bisnis, untuk terus meningkatkan kualitas produk, pelayanan, dan brand equity index yang baik di market untuk terus bisa menjadi market leader di industrinya.

Semangat Pagi dan Semangat berkarya.