Thursday, October 27, 2016

Believe on Your Dreams, and It Will Become Reality

Sikap Optimisme yang di gambarkan oleh Sosok Bung Karno

Bengkulu,
28 Oktober 2016.

Sebelum menunaikan Shalat Jumat siang ini, saya sempatkan untuk menulis sebuah artikel sederhana mengenai pentingnya generasi muda untuk memiliki cita-cita setinggi langit serta sikap optimis dan semangat untuk tumbuh dan maju pada saat ini. 

Setiap tanggal 28 Oktober, kita memperingati hari sumpah pemuda, dimana dengan pemuda yang memiliki etos kerja, eagerness to growth dan terus belajarlah yang bisa merubah arah bangsa ini menjadi lebih baik. Bung Karno dalam pidatonya suatu waktu pernah berkata bahwa "Beri 10 Pemuda maka saya akan menguncang dunia", hal ini menandakan betapa pentingnya peran pemuda sebagai generasi agent of change. 
Ada beberapa quote yang menarik untuk saya kutif ditulisan ini:

- Believe on Your Dream, and It will Become Reality.
Guy Kawasaki - Apple.

- If you can't be the best, Just be Dengereous
Kevin Systrom - Instagram

- Bisnis itu seperti belajar Naik Sepeda
Dahlan Iskan - Founder Jawa Post Group.

Saya selalu antusias dan banyak belajar dari sosok-sosok sukses untuk memberikan inspirasi dalam berbagai hal. Dalam hidup saya, saya berprinsip semua orang adalah sama, yang membedakannya adalah kemauan untuk maju, kemauan untuk sukses, dan bermimpi. Dan saya selalu bermimpi dan memiliki cita-cita yang tinggi, walaupun saat ini masih jauh untuk menggapainya, namun dengan semangat yang tinggi, rasa optimisme yang tinggi, kita bisa menggapainya.

Hidup itu adalah pilihan, maka pilihlah hal-hal yang positif untuk kita, karena dengan energi positif yang ada kita akan terus berpikir dan bergerak untuk maju serta demi kebaikan kita sendiri. Kita sering kali melihat orang yang hidupnya suka mengeluh, berpikir negatif, dan terus menyalahkan orang lain. Saya lebih menyukai untuk berperilaku selau berpikir positif, membicarakan mengenai bisnis, Thinking Big, dan selalu mau belajar untuk lebih baik.

Seperti yang dikatakan Pak Dahlan Iskan, Bisnis itu seperti Belajar Naik Sepeda, terkadang kita harus jatuh terlebih dahulu, untuk bisa menguasai feeling dalam berbisnis. Naik dan turunnya bisnis menjadi hal biasa bagi seorang seorang pebisnis. Yang terpenting adalah maju terus, lakukan perbaikan, mau belajar, dan terus melangkah.

Yang terpenting adalah "Don't put all your eggs in One Basket", dalam hal ini portfolio bisnis menjadi penting untuk mendiversifikasikan usaha kita. Memiliki beberapa bisnis menjadi penting, karena ketika salah satu usaha jatuh atau berjalan lambat, ada beberapa bisnis lain yang membuat kita bisa terus berlari.

Terus Semangat, Terus Berkarya dan Terus melakukan hal-hal yang positif.

Semangat Pagi.
Salam

Bambang Purnomo.

Tuesday, October 11, 2016

KELINCI VS KURA-KURA

Bengkulu,
11 Oktober 2016.


Cerita ini saya copy dari salah satu milist di tempat saya bekerja. Dan menurut saya cerita ini sangat menarik untuk saya share. Semoga bermanfaat.

KELINCI VS KURA-KURA
Ini kejadiaan yang sebenarnya, si kelinci yang lincah dilombakan dengan si kura-kura yang terkenal gontai dan lamban.
Kalau di dalam dongeng aslinya, lomba Kelinci lawan Kura-kura pemenangnya adalah si Kura-kura dengan trik cerdiknya. Namun bagaimana dengan lomba sebenar-benarnya?


 Jawabannya adalah si KURA-KURA yang lamban lah pemenangnya. Kalau tidak percaya Anda bisa saksikan sendiri videonya.

Kelinci memang memiliki kelebihan dari kelincahannya. Ia juga memiliki mata yang bulat dan tajam dengan daun telinga yang menjuntai panjang dan lebar yang sensitif menangkap banyak hal. Namun ini juga yang menjadi titik lemahnya dia.
Gara-gara mata dan telinganya yang terlampau tajam ia jadi tidak bisa fokus berlari. Ia akan banyak melihat sekeliling, mendengarkan kegaduhan sana-sini dan membuat langkahnya terhenti. Hanya bersemangat diawal namun akhirnya bingung dan bimbang ditengah jalan.

Kura-kura yang meskipun jauh lebih lambat, namun ia relatif lebih bisa konsisten dan fokus menuntaskan perlombaan. Tak perduli kegaduhan macam apa disekelilingnya, yang penting ia bisa konsisten berjalan dan sampai di tujuan.

Problem kelinci ini juga problem yang banyak dihadapi para pebisnis ataupun intraprenuer pemula. Sangat bersemangat dan menggebu di awal, namun tidak konsisten dan tidak fokus ditengah-tengah. Bahkan sampai terhenti dan tidak mampu menyelesaikan perlombaan. Padahal, mestinya orang-orang muda lebih enerjik, lebih lincah dan lebih tahu banyak hal. Namun efek samping dan fatalnya adalah gagal fokus dan serius menekuni apa yang sudah dijalani. Sangat ambisius di awal, namun begitu silau melihat peluang yang lain jadi kehilangan arah.

Pebisnis senior dan kawakan relatif lebih tenang dan tidak seambisius pebisnis baru. Namun ada kemantapan destiap langkahnya, ada arah yang jelas, konsisten dan fokus. Tak gampang bergeming merubah arah dan haluan ketika mereka sedang fokus pada sebuah perlombaan. Konsentrasi mereka tercurah untuk bagaimana menuntaskan perlombaan dan mengambil pelajaran dari langkah yang mereka tempuh kali ini sebagai bekal melangkah di pertarungan berikutnya.

Jika Anda sudah sangat yakin dengan apa yang sedang Anda lakukan saat ini… lanjutkan dan teruskan, meskipun Anda berjalan dengan sangat lambat bahkan merangkak. Meskipun hasil tak jua kunjung terlihat. Mungkin sampai saat ini belum banyak yang mengapresiasi me-recognized apa yang Anda kerjakan. Abaikan, itu cuma efek samping aja. Sesekali merubah taktik is okay, namun tetap setia dan konsisten pada arah dan strategi yang sudah Anda pikirkan panjang dan mendalam. Konsistensi dan fokus adalah bahan baku utama dari EXPONENTIAL MINDSET. Mindset wajib bagi para digitalist sejati. Yang tidak gampang terbuai dengan hasil instan dan shortcut. Berat dan beriku memang, yuk sama-sama belajar. 

=================
Ada hal penting yang bisa kita petik dari cerita Kelinci vs Kura-Kura diatas bahwa ketika kita memiliki visi dalam hidup kita, yang terpenting adalah diiringi dengan Fokus dan Konsisten. Karena ketika kita terlampau tergesa-gesa mengambil keputusan tanpa pemikiran yang matang, kita bisa saja jatuh, dan tentunya sangat sulit sekali untuk bangkit.

Memiliki Visi dalam hidup menjadi penting sebagai petunjuk mau kemana arah kaki ini berjalan dalam kehidupan ini, dan dengan ketekunan, fokus dengan pencapaian visi tersebut dan eagerness to growth yang tinggi, konsisten dan mau belajar, kita akan secara perlahan untuk menuju life objective kita.

Terus berusaha, terus berpikir positif, terus semangat dan terus berkarya.
Salam hangat,
Bambang Purnomo



Friday, September 30, 2016

Review Buku - Andy Noya: Kisah Hidupku


Lahat,
01 Oktober 2016.
Review Buku - Andy Noya: Kisah Hidupku 
by Robert Adhi Ksp.
Saya selalu belajar banyak dari setiap sosok orang sukses di negeri ini. Saya selalu meluangkan waktu untuk meningkatkan wawasan saya dengan membaca sebanyak-banyaknya. Beberapa bulan terakhir saya sangat menyukai buku ataupun biografi orang-orang yang memiliki talenta yang luar biasa dan sukses dalam hidupnya.
Sosok Andy Noya menjadi pelajaran untuk kita bahwa pengalaman hidupnya yang luar biasa sekali dalam buku ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa selagi kita ada kemauan, idealisme, fokus dan konsisten dengan apa yang menjadi passion kita. Kita akan mendapatkan yang terbaik.
Dengan kesuksesan secara karir di dunia jurnalistik, akhirnya beliau shifting untuk memulai usaha dan menjalankan Foundation yang ia dan istri jalankan untuk bisa bermanfaat bagi orang-orang lain. Kebahagiaan sejati bukan karena materi yang melimpah, namun ketika kita bisa banyak berbagi kepada orang yang membutuhkan.
Buku ini sangat layak dan saya rekomendasikan untuk anda baca, untuk mendapatkan pengalaman, inspirasi, dan wawasan dalam memandang kehidupan ini.
Terus melakukan hal-hal yang positif, terus semangat dan terus berkarya.
Semangat Pagi,
Salam Hangat,
Bambang Purnomo.

Keluarga adalah yang utama dalam Hidup.


Lahat,
30 September 2016.

Hari ini, saya berada di Kota Lahat untuk menghadiri kegiatan Meeting Branch untuk mempersiapkan rencana kerja yang akan dilaksanakan pada Quartal 4, 2016 ini. Dan entah kenapa, sepanjang hari ini ada permasalahan dengan perut saya, saya terpaksa harus bolak-balik ke WC untuk BAB (Buang Air Besar). Keliatannya Diare melanda saya sepanjang hari ini. Walaupun sudah minum obat dan saya mencoba untuk istirahat, mata ini masih juga belum bisa menuju keperaduan. Sehingga saya manfaatkan dengan menyelesaikan membaca buku yang menjadi target untuk saya selesaikan di akhir bulan September 2016 ini.

Artikel kali ini menarik bagi saya mengenai apa yang menjadi concern saya dalam hidup. Karena ketika kita tahu life objective kita, kita akan melakukan yang terbaik untuk tujuan hidup tersebut. Yes, sesuai judul diatas, saya akan membahas mengenai Keluarga. Seberapa pentingkah keluarga itu bagi saya?, jawabannya sangat penting. Menurut saya, ada beberapa hal mengapa keluarga menjadi penting dalam hidup kita:

  1.  Dibalik lelaki yang sukses, ada seorang istri yang mendukung penuh sang suami untuk meraih pintu kesuksesan.
  2.  Dengan mengutamakan keluarga, kita akan tahu arah hidup kita dibawa kemana.
  3. Keluargalah yang akan menerima kita apa adanya baik pada saat senang ataupun susah.
  4. Keluargalah yang membuat kita mendapatkan ketenangan, kedamaian, dan keceriaan dalam menghadapi hidup ini.
Saya selalu antusias terhadap tokoh-tokoh yang memberikan inspirasi, salah satunya Sandiaga Salahuddin Uno, dalam hal ini tidak ada kaitannya saya mengidolakan sosok beliau untuk menjadi Wagub di DKI pada 2017 ini. Namun sebagai sosok yang pengusaha yang sukses, dengan pengalaman yang luar biasa yang bisa kita ambil, contoh dan terapkan dalam kehidupan, ketika kita ingin meraih kesuksesan.

Di suatu kesempatan beliau pernah memberikan insight melalui salah satu channel di Youtube, bahwa ada 3 hal utama yang menjadi prioritas hidup sesosok pengusaha sukses Sandi Uno yaitu:

1. Beribadah kepada Allah.
2. Memprioritaskan Keluarga.
3. Fokus pada Profesi atau usaha yang kita jalani.

Menurut beliau, kunci kesuksesan sebagai pengusaha adalah bisa mengelola keluarga dengan baik yang utama. Dalam artian disini, ketika keluarganya adem ayem tentrem, saling mendukung satu sama lain, transparan dalam menjalani biduk rumah tangga, tentunya menjadi nilai plus ketika sang pengusaha menjalankan bisnis atau usahanya. Dan ketika beliau mengasses calon mitra bisnisnya yang pertama kali adalah melihat latarbelakang keluarganya seperti apa.

Karena pada akhirnya yang akan membantu dan mensupport kita adalah keluarga, misalnya pada saat beliau di PHK dari salah satu perusahaan di Singapura ketika beliau menjadi “orang gajian”, beliau pulang ke Indonesia, dan yang membantu mendorong untuk terus maju, adalah keluarga dan orang tua, bahkan temen2nya menghindar. Jadi keluarga menjadi penting, ketika keluarga di rumah harmonis, orang tua, istri dan anak selalu mendoakan dan mendukung kita, maka pintu kesuksesan akan terbuka lebar.

Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi nanti dimasa yang akan datang, yang terpenting kita bisa membahagiakan orang-orang terkasih disekitar kita terutama keluarga saat ini. Terus memberikan waktu luang kita untuk bersama keluarga, karena keberhasilan kita setiap profesi, atau usaha yang kita jalankan akan sia-sia ketika keluarga kita berantakan.

Terus melakukan yang terbaik, dan terus semangat untuk berkarya.

Semangat Pagi,
Salam Hangat,

Bambang Purnomo

Friday, September 23, 2016

Review Buku - Chairul Tanjung Si Anak Singkong



Review Buku - Chairul Tanjung Si Anak Singkong 
by Tjahja Gunawan Diredja.


Sosok Chairul Tanjung adalah salah satu sosok yang saya kagumi di negeri ini. Dengan kepiawaian dalam berbisnis, menciptakan lapangan pekerjaan, yang saat ini menyerap lebih dari 75 ribu karyawan tentunya merupakan sesuai yang luar biasa bagi sosok yang memulai bisnis dari bawah ini.

Sosok Pak CT berasal dari keluarga sederhana, itu mengapa dibuku ini judulnya anak singkong, dalam artian keluarganya termasuk keluarga yang sederhana. Dengan kegigihan beliau dalam memulai bisnis dari saat kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, mencoba berbagai peruntungan diberbagai lini usaha, melakukan ekspansi, keberanian mengambil resiko, terus bekerja keras, bahkan hampir setiap hari beliau baru tengah malam pulang kerumah untuk menyelesaikan segala pekerjaannya. Sosok yang luar biasa energinya.
Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi para generai muda untuk mengambil contoh jiwa dan semangat dari sosok Pak CT, sosok anak bangsa yang membanggakan bangsa Indonesia di kancah Internasional dengan jiwa entrepreneurship yang luar biasa.
Semoga saya bisa terus mengambil banyak pelajaran dari Pak CT untuk bisa terus bermanfaat bagi orang banyak dengan membuka banyak lapangan pekerjaan.
Terus Semangat dan Terus Berkarya.
Semangat Pagi.
Salam Hangat,
Bambang Purnomo.

Review Buku - Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah!



Review Buku - Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah! 
by Fachmy Casofa.
Bengkulu,
23 September 2016.

Saya sangat antusias untuk belajar banyak dari sosok yang memberikan inspirasi. Dari sosok ini, saya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat sebagai pengalaman bagi saya untuk lebih bijak dalam berpikir, lebih santun dalam berperilaku, dan lebih luas secara perspective dalam memandang segala sesuatu.
Sosok Eyang Habibie, sebagai salah satu tokoh bangsa di negeri ini, selalu saya ikuti, apalagi ketika beliau membuat sendiri bukunya yang berjudul Habibie dan Ainun yang dilanjutkan dengan Film yang selalu saya tonton, sebagai sosok yang sangat saya kagumi di negeri ini.
Saya selalu melihat setiap orang yang sukses biasanya selalu memiliki Semangat yang luar biasa, semangat pantang mundul, terus mau belajar, dan terus mau memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik. Di buku Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah ini, saya banyak mengambil pelajaran dari gagasan brilian sosok beliau, untuk kita sebagai generasi muda agar terus berkarya, kreatif dan memberikan inspirasi positif bagi orang-orang disekitar kita.
Buku ini layak anda baca, dengan banyak sekali dokumentasi mengenai kehidupan Eyang Habibie mulai dari kecil, remaja, hingga menjadi Presiden Republik Indonesia bersama Ibu Ainun.
Semoga Eyang Habibie diberikan kesehatan, dan kesuksesan selalu. Dan kita sebagai generasi muda bisa mengambil setiap ilmu dan pelajaran dari tokoh bangsa ini.
Semangat Pagi dan Terus Berkarya.
Salam Hangat.
Bambang Purnomo

Review Noval - Bulan Terbelah di Langit Amerika



Bengkulu,
23 September 2016.

Review Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika 
by Hanum Salsabiela Rais.


Buku ini menarik untuk dibaca, dan penulis juga sudah berpengalaman sebagai penulis, dan merupakan anak tokoh Nasional Bapak Amien Rais.

Mengisahkan Kisah Sosok Hanum seorang istri yang bekerja di salah satu media di Austria dan Sang Suami Rangga yang sedang menyelesaikan gelar Doktor di salah satu Universitas di Wina.

Berlatar cerita di Wina dan Amerika, ceritanya sangat layak untuk dibaca, untuk menambah cara memandang sesuai mengenai Islam dibalik kejadian 11 September. Sosok Hanum sebagai tokoh utama dalam cerita ini membuktikan bahwa statement yang terbalik dari atasannya Gertrud bahwa The World is better without Islam, dengan beberapa narasumber yang diwawancarainya selama penugasannya di Amerika untuk membuat Artikel khusus mengenai kejadian 11 September tersebut.

Sangat bagus dan direkomendasikan untuk dibaca.

Notes:
- Ada beberapa kata yang perlu diperbaiki, misalnya FAIL seharusnya FILE dalam konteks kalimat di Novel ini.

Semoga review saya bermanfaat. Semoga sukses dan sehat selalu untuk kita semua.


Salam Hangat,
Bambang Purnomo