Jumat, 12 Juni 2009

I dont know what the future brings...

Palembang,
13 Juni 2009

Sampai Detik pagi ini, pukul menunjukan jam 2,28 pagi saya belum bisa menutup mata saya pergi keperaduan. Banyak yang saya pikirkan, banyak hal yang harus saya kerjakan, banyak cita yang harus saya wujudkan.

Masa Recovery 3 hari ini dari sakit yang saya alami sangat penting bagi saya untuk memulihkan kesehatan saya untuk bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Hanya support teman-teman saya yang ternyata bisa membantu saya selama ini. Seseorang yang saya harapkan selama ini, tidak ada kabar beritanya untuk hanya say hello, dah sehat belum atau mengirimkan massage semoga cepet sembuh ya.

Saya tidak menuntut banyak dalam sebuah hubungan dalam hal ini, namun setidaknya just massage atau satu menit call itu lebih dari cukup untuk membuat pasangan menjadi lebih baik di masa-masa kesehatannya mengalami kondisi tidak baik seperti saat ini.

I don't know what the future brings, seperti ini perasaan saya saat ini, saya jalankan saja kondisi yang ada saat ini, dan mencoba untuk menjalani dengan sebaik-baiknya.

Alhamdulillah kondisi kesehatan saya saat ini cukup membaik dari kemarin, semoga besok bisa beraktifitas seperti biasa. Karena banyak hal yang harus di kerjakan.

Alhamdulillah tadi ada teman satu seperjuangan di kantor datang, dan memberi kabar bahwa saya dapet SK, dan telah resmi saya menetap di devisi Market Development, dan akan fokus bekerja dengan baik untuk memberikan yang terbaik untuk Perusahaan yang saya cintai ini.

Saya telah belajar untuk tegar dalam menghadapi masalah yang ada, dan menghadapinya dengan jernih, haruskah kita berpikir dengan perasaan atau logis???,
Jalanin saja hidup dengan baik, beribadah, berbakti kepada orang tua, bersosialisasi dengan baik, menyantuni fakir miskin.

Perlakuan yang saya alami saat ini, saya rasa cukup membuat saya kuat untuk tidak menangis lagi, belajar untuk tegar, tidak cengeng dengan urusan masalah wanita. Sudah biasa di perlakukan dengan seperti ini, hanya berharap, berusaha keras, namun di perlakukan seperti ini.

Tidak ada yang perlu di permasalahkan dalam kehidupan ini, yang lalu biarlah berlalu, jalanin saja, dan ekspresikan harimu.....

Air yang penuh di sebuah cawan atau gelas, namun ketika ada lubang kecil si bawah cawan tersebut, secara terus menerus pasti airnya akan habis juga, begitu juga dengan cinta, ketika pasangan kita tidak menutup lubang tersebut, pasti rasa cinta tersebut akan hilang sia-sia terbang di bawa angin.

Penyesalan biasanya datang terlambat, ketika seseorang itu benar-benar pergi meninggalkan kita, jarang orang menyadari pada saat kita di kejar-kejar, di sayang, di kasih perhatian, namun ketika rasa itu telah hilang karena tidak ada rasa lagi, baru tersentak kaget, baru rasa penyesalan itu hadir, menangisi diri, dsb.

Kita pasti punya kelemahan, dan kekurangan, namun seperti pepatah mengatakan nobodys perpect, so sayangi yang anda punyai saat ini, berilah kebahagiaan walau sedikit, jangan biarkan kesedihan menghadapinya, berilah cerita kehidupan pekerjaannya, kegiatan yang di lakukannya, kabar keluarganya, teman-temannya, setidaknya bisa berbagi dengan beragam tools komunikasi saat ini, by mail, massage by fb, sms, jika biaya telpon mahal.

Kita sama-sama belajar untuk lebih baik, selain karena kita masuk kedalam masa pendawasaan, dan kesibukan dalam bekerja, tapi sesibuk-sibuk luarbiasanya saya bekerja di sini, tapi toh saya masih bisa komunikasi, namun kog saya tidak melihat ada komunikasi untuk hanya sekedar menanyakan kabar.

Saya hanya bisa menuangkan apa yang saya pikirkan di tulisan ini, karena saya lebih nyaman untuk menulis di sini, dari pada berbicara. Karena Hanya blog ini yang selalu menjadi teman saya yang bisa saya buka di mana saja selagi saya bisa mencapai smartphone dan laptop mini dan Telkomsel FLASH saya.

Disaat sepi malam, saya selalu bermohon kepada Tuhan, berilah yang terbaik ya Allah, tunjukan aku kejalan yang terbaik, dan tuntun aku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Semoga share ini hanya sebagai curhat saya saja di kehengingan pagi ini, bahwa yang saya harapkan adalah pengertian, dan komunikasi. Bagaimana kita bisa mendekatkan dengan keluarganya, ketika dia sendiri menutup diri untuk mengenalkan saya kepada keluarganya, dengan alasan belum siap. Padahal silahturahmi dalam Islam itu merupakan hal yang sangat baik. Sehingga pasti terkadang di benak kita muncul apakah di balik semua ini ada kebohongan, ada harapan palsu yang di berikan, hanya senyum, dan ucapan palsu yang di ucapkan, tidak di ucapkan dari hati yang paling dalam.

Sekarang saya hanya menunggu perubahan yang terjadi, semoga menjadi lebih baik, atau tetap seperti ini, saya hanya menunggu, Dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Sekarang yang saya fokuskan adalah di dunia pekerjaan saya, dan studi saya, yang insyallah akan saya akan lanjutkan di Unsri. saya terkadang sudah berhenti berharap untuk hubungan ini, namun satu hal, ketika saya berkomitment saya akan tetap pegang komitment itu, sehingga saya serahkan sepenuhnya kepada dia, apakah dia masih komit dan mau berubah untuk menjadi lebih baik.

No one know what the future brings, Just Do It.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys