Kamis, 18 November 2010

Labirin Kehidupan


Palembang,
18 November 2010, Pukul 22.33

Teramat lelah badan ini karena beratnya materi kuliah malam ini, terlampau banyak beban pikiran yang ada di benak ku, sehingga tiba-tiba menyentakku, untuk memikirkan sesuatu yang sangat jarang kita pikirkan. Yaitu tentang makna kehidupan.

Menurut pendapat saya "Hidup itu seperti labirin, dimana kita harus memilih kemana kita harus melangkah dengan prinsip yang kita pegang, dengan prinsip yang teguh dan baik, labirin akan menuntun kehidupan kita ke arah jalan pencerahan".

Prinsip ini lah yang secara dasar menjadi tuntunan hidup kita mau di bawa kemana arah hidup ini, apakah kita menjadi waste person atau menjadi orang yang memiliki makna.

"Wahai Hidup, AKU Muak dengan HIDUP ini. Aku Murka dengan kehidupan ku". Kata-kata seperti ini sering kali kita keluarkan untuk mengungkapkan rasa ketidak sukaan kita terhadap kehidupan ini. Namun untuk menghindari statement ini, kita harus menjawab terlebih dahulu, makna mengapa kita di ciptakan di dunia ini. Kita di ciptakan untuk menjadi khalifah sekalian alam, untuk mengabdi kepada Allah. dan basic dasar hidup ini lah yang sebenarnya secara sangat sederhana, untuk menjadi pegangan hidup kita, mau di bawa kemana makna kehidupan ini.

Layaknya labirin, banyak sekali jalan yang berliku-liku, lalu banyak jalan yang ternyata adalah jalan hayalan, dan jalan yang salah. Maka pilihlah jalan yang benar, berbuat baiklah, Jujur lah, Ikhlash lah, saling mengasihilah, Rendah hati lah, Bersyukur lah, Beribadah lah, Belajar lah. Dan Cintailah Hidupmu, untuk membuat maka labirin kehidupan mu lebih baik..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys