Senin, 22 Oktober 2007

Kebersamaan Yang Penuh Makna


Oct 21, 2007


Hidup adalah suatu anugrah yang harus kita syukuri. Setiap hari tanpa disadari kita pasti berbicara dengan orang lain, hal ini di karenkan kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari manusia lainnya (manusia sebagai makhluk social), dimana kita butuh untuk berinteraksi dngan orang lain, dan untuk melanjutkan keturunan (reproduksi).

Saya sendiri terkadang melihat banyak dari saudara-saudara kita saling bermusuhan, saling bertikai, saling beradu otot. Banyak penyebab yang memunculkan hal-hal yang demikian, yang bnyak di latarbelakani masalah ekonomi, masalah status, harga diri, dan kecongkakan manusia itu sendiri.

Tahukah anda, apa yang kita lihat, apa yang kita rasakan di masyarakat seakan-akan telah membiasakan kepada bangsa yang kita cintai ini menjadi bangsa yang cannibal, menindas manusia yang satu dengan yang lainnya dengan secara tidak langsung.

So What?, apakah kita harus menyalahkan Pemerintah, Tokoh Agama, Guru, Orang Tua. Jawabannya adalah tidak, semua hal tersebut di sebabkan dari kita sendiri yang tidak melihat apakah arti dan keindahan dari rasa kebersamaan itu.

Saya yakin semua agama mengajarkan kepada umatnya untuk melakukan kebaikan, saling menghormati, mencintai dan saling menghargai satu sama lain,

Hidup di dunia adalah fana, dalam artian kita hanya hidup sementara dimana kita pasti akan menemukan ajal kita.

Kunci yang dapat membuat kita bahagia dalam menjalani hidup dan saling mencintai sesame adalah kita harus bersyukur dengan apa yang kita terima. Setiap masalah yang di hadapi oleh saudara kita ketika kita bias saling membantu, niscaya kita pasti keharmonisan, saling kasih mengasihi akan tercipta. Dan tentunya kebersaamaan itu pasti akan tercipta.

Kebersamaan bukan di berikan tetapi di bentuk dan di lestarikan untuk menciptakan suatu integritas, dan loyalitas oleh semua umat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys