Selasa, 23 Oktober 2007

Makna Sahabat


Oct 22, 2007


Sahabat,

Kita sering mendengar kata sahabat dalam keseharian kita, tapi tahu kah kita bahwa sahabat adalah orang yang bisa membuat kita merasa nyaman berada diantara mereka, penuh pengertian, saling membantu dikala kesusahan, dan terpenting adalah saling memotivasi satu sama lainnya untuk maju mengapai masa depan.

Saya yakin kita semua mempunyai sahabat, yang selalu bersama kita, yang bisa menjadi tempat kita berkeluh kesah tentang keseharian kita, yang membuat kita merasa bahagia karena merekalah yang dengan sudi mendengar keluhan kita, walau mereka sendiri memiliki masalah nya sendiri-sendiri. Tetapi itulah makna sahabat, saling membantu, menolong, dan menyayangi satu sama lain.

Ketika saya masih mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Sumatra Barat, saya mempunyai seorang sahabat, dimana dia juga berada pada jurusan yang sama dengan saya. Saya sangat dekat dengan dia, dengan pacarnya, bahkan keluarganya. Setiap ada mata kuliah yang sama dengan dia, saya selalu duduk dengan dia, belajar bersama, mengerjakan tugas bersama, bahkan ketika uang kiriman dari orang tua menipis saat akhir bulan kita saling berbagi apa yang ada di kos kita masing-masing. Saya cukup bahagia mempunya sahabat seperti dia.

Ada suatu waktu, saya menyukai seorang wanita satu jurusan, kebetulan sahabat saya itu cukup mengenal dengan wanita tersebut. Waktu itu saya berinisiatif untuk mengirim surat kepada wanita tersebut yang isinya bahwa saya menyukainya (walau saya jarang sekali berbicara bahkan memberi perhatian kepada wanita tersebut). Dan sahabat saya itu yang menjadi “mak combalang” kepada wanita tersebut. Ternyata, wanita tersebut membalas isi surat saya, yang isinya dia tidak menerima cinta saya, karena alasan dia ingin menjauhi pacaran. Saya sangat terpukul waktu itu. Tapi ya namanya hidup, dan temen saya tersebut selalu memberi semangat ke pada saya bahwa, tunjukan bahwa saya bisa, dan saya buktikan menjadi mahasiswa terbaik, dan semenjak itu saya sudah cukup bisa melupakan wanita tersebut.

Waktu itu saya dan sahabat saya tersebut berada pada semester 6, dan kita menghadapi ujian semester. Kita belajar keras, untuk mendapatkan nilai terbaik tentunya. Pada saat ujian terakhir, sahabat saya itu bilang, bahwa dia sakit, tapi saya tidak mengetahui pasti sakit apa sebenarnya dia. Setelah selesai ujian, sorenya saya membawa sahabat saya ke salah satu rumah sakit di kota itu, dan dokter menyatakan lebih baik sahabat saya tersebut dirawat, dan saya memutuskan untuk tetep dia di rawat, supaya ada suster yang merawatnya dengan baik, daripada tinggal di kos.

Sebagai seorang sahabat yang baik saya yakin pasti dia sembuh, dan pacarnya yang kuliah di lain kota, keesokan harinya datang untuk melihatnya. Karena kesibukan saya di kampus, dan waktu itu saya mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi, saya harus dikarantina selama seminggu, dan saya minta ijin untuk meninggalkan sahabat saya tersebut di rumah sakit. Waktu itu, hari senin pada bulan November, setelah mengunjungi salah dinas Pertanian Sumatra Barat, saya memutuskan untuk melihat sahabat saya tersebut, dan tiba-tiba sewaktu saya masuk ke kamarnya, saya langsung di peluk oleh pacarnya. Dan saya bertanya, ada apa, dan ketika saya masuk ke dalam kamarnya, saya melihat dia sudah terbujur kaku. Saya sangat sedih sekali pada saat itu, sampai saya mengeluarkan air mata, hal yang sangat jarang terjadi.

Tuhan, ini kah akhir persahabatan saya dengan nya. Saya yakin Tuhan pasti mempunyai rencana lain, dan semenjak itu saya belajar memaknai hidup, bahwa hidup di dunia ini adalah sementara, jalani lah kehidupan ini dengan baik, dan makna persahabatan itu tidak hanya di dunia, tetapi di bawa sampai ajal menjemput kita.

Tuhan maha tahu, apa yang kita tidak tahu, Dengan mempelajari makna kehidupan, kita belajar mendawasakan diri, dan selalu belajar untuk menjadi diri pribadi yang bersih, dewasa, menghargai dan mengasihi orang lain.

5 komentar:

  1. Sahabat adalah org2 yg baru hadir dalam kehidupan kita, dengan segala kekurangan n kelebihan yg dia miliki n segala ketidakmampuannya utk selalu ada di dekat kita. Sahabat bukan cuma saat utk berbagi, bukan utk dimaknai setelah tah terlihat lg..tp sahabat penyeimbang dlam kehidupan kita, dlm setiap ruang kehidupan ini, sahabat ada tempatnya sendiri..

    Maknailah sahabat ketika dia benar2 ada didekat kita, bersama kita, mengisi hari2 kita..Karena itu akan terasa lbh berharga..Ya, manusia memang selalu begitu, bisa memaknai tp selalu pada wkt yg salah..tp manusia itu memang ga lepas dgn kesalahan..sahabat juga manusia, juga pernah berbuat salah..

    Sahabat, sahabat,sahabat..terasa berharga disaat tak bisa menyentuhnya lagi..milikilah banyak sahabat n mulailah utk menghargainya, bagaimanapun dia..Setiap org bisa mengajarkan kita apapun, bisa menjadi apapun bt kita.. Seperti kita selalu ingin menjadi apapun bt org lain..Jadilah seorg sahabat itu lebih baik ato menjd sahabat juga lebih baik ato dua2nya..Karena persahabatan itu penuh keseimbangan...

    BalasHapus
  2. sahabat..tak bisa dinilai,,tak bisa di ungkapakan dia ada selalu ada dalam hati.....tak akan terganti,,,,

    rasa skit yang dialami sahabat pasti kita juga merasa...hilangnya senyuman seorng sahabat pertanda sahabat kita dalam situasi yang sulit..dan hal itu yang lagi saya pelajari.menjadi seorng sahabat supaya sahabat mengakui kalau aku juga sahabat dia.

    BalasHapus
  3. inalillahi wainailahi rajiun.......saya turut berduka cita,,,,semga sahabatnya diterima di sisiNYa,,amin

    BalasHapus
  4. Aku adalah orang yang sangat menjunjung persahabatan, dan apa yang ada dalam cerita anda sangat menyentuh, aku bisa merasakan apa yang terjadi. Berat sekali ditinggal oleh orang yang dekat dengan kita.apa lagi sahabat. Sekarang aku menjalani persahabatan, kami sudah kurang lebih delapan tahun bersahabat mulai SMA kelas dua sampai sekarang. sahabat ku sangat berarti buatku semoga dia tidak meningggalkan aku. aku juga tidak mau meninggalkan dia. always be my friendship sahabat ku!

    BalasHapus
  5. @ Mas Ievaq
    Terima kasih atas komenku ya..
    Itulah hidup mas, kita jalanin saja, dan saling menghargai dan menyayangi dengan orang-orang yang di kasihi.

    BalasHapus

hello guys