Kamis, 26 Januari 2012

Kesabaran vs Amarah


Palembang,
Januari 26, 2012

Astagfirullahalazim, kata-kata ini yang sepatutnya kita ucapkan ketika kita berada pada titik amarah, sehingga kita bisa meredam amarah kita tersebut. Banyak hal yang membuat kita marah, sebel, bahkan dongkol terhadap sesuatu, misalnya prilaku orang lain yang semena-mena, suka se-enak perutnya sendiri, suka marah-marah ga jelas, dan hal-hal menyebalkan lainnya.. Fiuhh...

Sabar, kata-kata ini sangat sulit untuk kita implementasikan, karena seringkali kita terbawa emosi rasa amarah, sehingga sabar tidak pernah muncul dalam hati kita. Namun yakinlah, ketika kita bisa menahan diri, lemah lembut, tenang, dan bersabar di dalam segala aspek kehidupan, kita akan lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini.

Saya lebih baik berdiam diri sejenak, mengambil wudhu, sholat sunat untuk menahan rasa amarah yang sangat memuncak, karena dengan cara ini saya mendapatkan ketenangan, dan rasa amarahpun berangsur-angsur berkurang. Dan banyak cara lain yang bisa kita lakukan untuk selalu bersabar, misalnya selalu berpikir positif, legowo, dan cuek untuk hal-hal yang membuat dan menimbulkan rasa amarah.

Namun terkadang ketika selalu bersabar, kita seringkali di manfaatkan orang lain, dan di injak-injak, sehingga terkadang seringkali kita merasa dongkol terhadap hal tersebut. Namun di balik kesabaran itu, ada keindahan, karena Allah sangat menyayangi orang-orang yang sabar. Insyallah.

Selalu Bersabar, Bepikir Positif, dan jadilah Pribadi yang Santun dan Rendah Hati..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys