Rabu, 08 Agustus 2012

Pemimpin Bijaksana adalah Pemimpin Sejati

Bengkulu,
Agustus 08, 2012

Sudah banyak silih berganti saya memiliki atasan, mulai dari atasan yang sangat cerewet, suka marah-marah, tidak pernah mau tahu dengan kondisi bawahannya, sampai pemimpin yang baik hati, rendah hati, dan sangat saya kagumi. Atasan silih berganti dengan dinamika perubahan perpindahan karir saya dari perusahaan sebelumnya ke perusahaan yang saat ini. Selain itu juga ketika kita bekerja perubahan atasan, perubahan organisasi juga membawa kita kedalam suatu ruang grup kecil yang tentunya di pimpin satu orang atasan yang tugasnya menguide kita bersama-sama untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dari pengalaman hampir 6 tahun karir profesionalisme saya di Perusahaan Multinasional dan Perusahaan Lokal, ada beberapa poin yang saya tarik bahwa Ciri-Ciri pemimpin yang baik dan di dambakan oleh seorang karyawan/ bawahan adalah:
  1. Atasan yang bisa Ngemong.
Seorang pimpinan yang baik, ketika beliau bisa membuat nyaman bawahannya, karena ketika bawahannya nyaman untuk bekerja, suasana kerja rileks, tidak ada tekanan yang membuat stress kerja menjadi tinggi, akan membuat seorang karyawan bekerja dengan lebih produktif, hal ini dikarenakan karyawan memiliki kenyamanan untuk bekerja, dan selalu di support oleh Atasannya.
  2. Seorang Atasan yang bisa menjadi Contoh bagi bawahannya.
Seorang atasan yang baik adalah ketika dia bisa menjadi contoh bagi bawahannya, bisa menguide bawahannya untuk bekerja inline dengan apa yang di gariskan dan di targetkan perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa seorang atasan bukan hanya ongkang-ongkang kaki di kantor, namun juga ikut serta membantu bawahannya untuk membantu pencapaian apa yang menjadi KPI bagi bawahannya untuk bisa di selesaikan secara bersama-sama.
  3. Seorang Atasan yang baik bisa membangun hubungan kekeluargaan bukan hanya sebatas hubungan Kerja.
Seorang Atasan yang baik adalah bisa membangun hubungan yang intens dengan baik kepada bawahannya, hubungan ini tidak lagi sebagai hubungan kerja, namun bisa hubungan yang lebih dekat lagi yaitu hubungan kekeluargaan, sehingga akan tercipta hubungan yang sangat erat antara atasan dan bawahannya, sehingga menambah kenikmatan dalam bekerja, karena sudah sama-sama memiliki kesamaan visi dan hubungan yang intim sesama peer di pekerjaannya.
  4. Seorang Atasan yang baik bisa menciptakan Super Team bukan Superman.
Atasan yang baik adalah atasan yang bisa membangun Team yang Super, bukan Superman, ketika suatu team kompak, kekurangan tim bisa di selesaikan bersama-sama, dan Insyallah target apapun yang diberikan saya yakin bisa di capai. dan itu terjadi di team kami saat ini. Luar biasa dengan kekuatan Team yang Super, dengan mudah KPI yang diberikan perusahaan bisa diselesaikan dengan beberapa bulan saja. Salut buat Team CSC Branch Bengkulu.
  5. Seorang Atasan yang baik bisa memberikan Motivasi dan Dorongan Bagi Bawahannya untuk Maju.
Di suatu team, pasti ada anggota team yang lemah dan kurang motivasi, hal yang bisa dibangun adalah dengan memberikan dorongan dan motivasi yang lebih kepada bawahannya, sehingga mereka akan termotivasi, akan merasa di hargai, merasai diperhatikan, dan tentunnya produktivitasnya akan meningkat.
  6. Seorang Atasan yang baik bukan memberikan Punishment, namun memberikan Reward kepada Bawahannya.
Untuk membangun team yang kuat dan disukai oleh bawahan, Atasan yang baik tidak perlu mengancam akan memecat, atau punishment lain, namun dalam membangun team tersebut yang dilakukan adalah dengan arah treatment positif, dengan memberikan reward bagi anggota team yang termotivasi, membangun team yang saling berkompetisi untuk sama-sama mencapai KPI yang diberikan, saling membantu satu sama lain sesama anggota team, karena target KPI yang diberikan adalah target bersama. Sehingga motivasi mereka akan muncul, dan lebih produktif lagi.
  7. Seorang Atasan yang baik Mau Mendengarkan.
Seorang atasan yang baik haruslah mau mendengarkan keluhan bawahannya, dan mencarikan solusi yang terbaik bagi bawahannya untuk lebih maju.
  8. Jangan pernah marah kepada bawahan di depan orang banyak.
Untuk menegur anggota team yang kurang bersemangat, tidak perlu marah-marah didepan umum, hal yang perlu dilakukan adalah diajak ngbrol berdua, curhat satu sama lain, dan memberikan guidance, motivasi, arahan, dan semangat kepada anggota teamnya, sehingga mereka akan lebih baik lagi.

Dari pengalaman yang saya alami, ketika kita seorang atasan yang bisa membangun beberapa pilar ini, insyallah Team yang Super akan terbentuk, dan Suasana kerja akan menyenangkan, Langgeng, dan Rasa Kekeluargaan dan Memiliki akan semakin tinggi.

Dalam Falsafah dari Bapak Kihajar Dewantoro yang mengajarkan poin-poin kepemimpinan Sejati, yaitu:
   1. Ing ngarso sung tulodho = ketika di depan publik, kita harus bisa memberikan contoh/ teladan yang baik pd yang lain

   2. Ing madyo mangun karsa= ketika di tengah/di antara publik, kita harus 'mangun karso' bekerja keras[membangun kinerja yang baik]

   3. Tut wuri handayani= ketika kita ada di belakang, kita harus memberi semangat dan motivasi/support/dorongan buat yang lainnya.

Semoga kita menjadi Seorang Leader yang baik, Leader yang di sukai oleh semua orang baik internal maupun pihak eksternal yang berhubungan langsung dengan kita. Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys