Senin, 29 Desember 2008

Blue Ocean Strategy PT Telekomunikasi Seluler

Jambi,
December 30, 2008

Perubahan strategi yang di lakukan oleh Tsel dalam mempertahankan existensinya di dunia
Telekomunikasi di Indonesia bisa kita lihat dari perubahan strategi red market strategi menjadi blue ocean strategi, dimana Tsel keluar dari pertempuran tarif yang dilakukan oleh operator-operator seluler saat ini di Indonesia.

Sebagai market leader dengan pangsa pasar 53 %, Tsel tidak hanya di support oleh infrastructure yang kuat, namun juga di dukung oleh finansial yang kuat untuk terus membuat program ke usernya. Strategi tarif yang banyak di lakukan oleh operator sebenarnya menjadi bumerang tersendiri bagi operator ketika mereka tidak di dukung oleh backbone business mereka yaitu infrastructure karena ketika load user naek, maka networks mereka akan mengalami gangguan dan tentunya akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang di berikan ke user.

Telkomsel melihat, sebagai pangsa pasar tidak perlu masuk dalam strategi berdarah ini, karena secara jangka panjang akan berdampak pada company juga, sehingga Telkomsel mengambil kebijakan strategi Blue Ocean Strategy, di mana dalam kebijakan ini Telkomsel keluar dari strategi ini, dan menerapkan strategi yang berbeda, yaitu dengan memberikan value added service kepada usernya.

Salah satu yang kelihatan jelas adalah banyak di bangun Gerai Halo sebagai kantor pelayanan kepada customernya sampai di kabupaten, yang tentunya dengan adanya keberadaan Gerai Halo, pelayanan yang di berikan tentunya akan lebih baik, dan inilah salah satu yang saya perhatikan banyak di lakukan dalam development servicenya.

Selain itu juga, Tsel terus melakukan pembangunan infrastructurenya untuk terus mencoverage daerah-daerah yang tentunya akan berdampak pada peningkatan loyalitas dan market development ke depannya.

Berikut ini adalah matrixs pilihan "product market mix" sebagai strategi bisnis dalam market competition yaitu:

Product Service Innovation

Diversification

Enter new product categories,

Build service around products

Innovate faster/better.

Extend into new products and new market simultaneously.

Customer Intimacy & Market Penetration

New market & New Channel

Increase Customer Loyalty

Improve price realization

Gain Wallet Share

Attract New Customers

Refresh products/ Services

Increase Geographic’s Depths.

Extend into new customer

Enter New Geography

Enter new channels.


(sources: www.swa.co.id)

Dari analisis ini saya melihat bahwa, service berkaitan dengan customer loyalty index, sehingga tarrif yang murah sebenarnya bukanlah satu-satunya penentu bahwa user itu akan tertarik untuk switch ke operator lain, sehingga dengan blue ocean strategy yang iclude didalamnya products market mix diatas, Tsel akan tetap menjadi Market Leader di Indonesia di bidang Telekomunikasi Seluler.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys