Senin, 22 Desember 2008

Gaji bagi yang berexperience 2 tahun

December 23, 20008

Sebenarnya tulisan ini adalah review dari tulisan mas anjar di priandoyo.wordpress.com
dimana dalam tulisan ini membahas, bahwa seharusnya pengalaman 2 tahun itu di bayar berapa?.


......Dengan kisaran 1-3 tahun pengalaman kerja, biasanya beberapa perusahaan masih menganggap seorang engineer sebagai freshgraduate, kecuali perusahaan tersebut memang bekerja (hubungan vendor dan user) dengan perusahaan si pelamar.

Dalam contoh diatas, jika Jono pindah ke Telkomsel -karena memang Telkomsel membutuhkan skillnya- maka seharusnya Jono bisa dihargai tinggi: >6-7 juta, misalnya. Yang mungkin bisa sebanding jika Jono harus mengawali karir dari awal di Indosat.

Tapi jika Jono pindah cross industry seperti ke Banking, ataupun Telco -tapi tidak melihat kemampuan Jono sebelumnya- Misalkan ternyata di XL Jono diterima sebagai ABAPer SAP, maka Jono akan dihargai pada entry level 3-4 juta, misalnya.

Tapi kembali, karena 1-3 tahun seringkali tidak signifikan, maka kita harus pintar-pintar betul memilihnya. Apalagi kalau calon perusahaan kita memang terbiasa menerima entry level dengan pengalaman 1-3 tahun. Karena ujung2nya sudah ada mekanisme standar dan harga dasar gaji........

Kita bisa melihat bahwa untuk experience 2 tahun di bidang yang sama, di tsel,mereka bisa memberikan reumerasi THP besar dari 6-7 Juta.

Incase sama halnya di bidang supply chains, atau commerce di Tsel, karena experience atau skill yang mereka butuhkan untuk posisi yang sama di sana, saya pikir range yang di offer mereka almost hampir sama seandainya berada pada posisi IT atau networks untuk permanent position.

Tentunya company juga melihat bahwa seseorang berpindah dari suatu company ke company laen, melihat apakah seseorang itu emank kutu loncat atau tidak. karena biasanya "si kutu loncat' suatu waktu pasti akan berpindah ke company laen.

Seseorang switch ke company laen, seperti di tulisan saya sebelumnya tentunya sangat tergantung dari bagaimana person ini mencari jati dirinya dalam mencari passion dalam bekerja.

Semakin memiliki experiences dan mempunyai skills seseorang, tentunya akan mempunyai value yang lebih di banding lainnya, sehingga tentunya bagaimana person bisa dedicated untuk
selalu belajar terhadap hal-hal yang baru.

Jangan framekan diri kita pada suatu bidang, tetapi enrich skills kita di semua bidang, never say stop for learning, perbanyak networks, dan tetap berdoa kepada yang diatas.

Persentase seseorang dalam kesuksesan bekerja itu di pengaruhi oleh experiences (70%), networks (20%), dan 10% terdiri dari training, pendidikan, dan luck.

Selamat bekerja, dan never say stop for learning.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys