Sabtu, 06 April 2013

Blusukan


Bengkulu,
06 April 2013

Dari siang hari walau dengan kondisi badan yang letih baru pulang blusukan dari luar kota, saya harus tergopoh-gopoh berangkat ke kantor untuk mempersiapkan event Try Out Akbar kerjasama dengan salah satu Bimbingan Belajar Terkemuka di Kota Bengkulu.

Walau masih kurang enak badan, saya tetap harus bersemangat mencari keringat, karena obat demam yang mujarab buat saya adalah mencari keringat baik dengan olahraga ataupun kegiatan yang menguras tenaga sehingga membuang keringat kotor, sehingga badan pun terasa segar, dan otomatis demampun menghilang.

Sore ini saya akan membahas masalah Blusukan, yap. Istilah blusukan populer setelah Pak Jokowi - Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan ke daerah-daerah kumuh di wilayah kerjanya untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh warganya. Saya sangat appreciate sekali dengan beliau, bukan sebagai bahan pencitraan bagi beliau, namun gaya kepemimpinan beliau yang turba (turun kebawah) sangat dirasakan oleh masyarakat sebagai gaya kepemimpinan yang sangat di idam-idamkan masyarakat. Karena pemimpin tidak ada jurang pemisah yang membatasi, pemimpin siap selalu mendengarkan masalah-masalah yang dihadapi oleh bawahannya.

Di dalam suatu organisasi yang kita pimpin, sebagai pemimpin yang baik, kita dituntut peran kita dalam melakukan blusukan dan membantu tim yang kita pimpin bisa untuk terlibat dari aktivitas yang dilakukan, sehingga sebagai pimpinan kita bisa memberikan masukan untuk perbaikan, dan bawahan kita juga akan merasa bahwa sebagai seorang pemimpin, kita tidak hanya menerima hasil, namun kita turut berperan serta dalam kesuksesan hasil dari tim.

Didalam bekerja dalam tim, saya selalu berprinsip bahwa there is no superman, but there is a great super team. Karena dengan adanya tim yang super, kekurangan individu didalam tim, akan di bantu oleh individu lain yang memiliki kelebihan di bidang tersebut, sehingga saling support satu sama lain, dan tentunya akan tercipta organisasi atau tim yang solid dan kuat.

Kita selalu berharap untuk menjadi pemimpin masa depan kita khususnya di negeri ini, kita memiliki sesosok pemimpin yang selalu mau turun kebawah, mendengarkan keluhan masyarakat, sehingga bisa bertindak dan bekerja sungguh-sungguh untuk masyarakat. Karena terkadang kita sudah jengah dengan elite politik dan pemerintah kita karena sibuk memikirkan perut kelompok mereka sendiri, sibuk memikirkan pundi-pundi mereka tanpa memikirkan penderitaan masyarakat. Sangat miris memang.

Poin utama dari tulisan ini, bahwa saya ingin menyampaikan kepada pembaca Blusukan itu sangat perlu bagi seorang pemimpin untuk bisa mengetahui lebih jelas tentang permasalahan yang terjadi di lapangan, bukan hanya duduk manis di kantor menunggu laporan Asal Bapak Senang dari bawahan. Semoga kita bisa menjadi pemimpin yang demikian, paling tidak menjadi pemimpin diri sendiri yang lebih baik. Amin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys