Kamis, 05 Januari 2017

Perbandingan Kecepatan Perkembangan Teknologi Mobile Seluler.



Perbandingan Kecepatan Perkembangan Teknologi Mobile Seluler
Ket:
MBps = Mega Byte per second.
Mbps = Mega bit per second.
KBps = Kilo Byte per second.
Kbps = Kilo bit per second
B = byte.

b = bit.

Bengkulu,
6 Januari 2016

Perkembangan Teknologi Komunikasi saat ini tidak bisa dibendung, seiring meningkatkan kebutuhan masyarakat akan akses internet. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan penjualan Gadget/Smartphone berbasis teknologi 4G, serta semangat operator seluler di Indonesia yang melakukan pembangunan infrastruktur 4G yang ditunjukan untuk meningkatkan experience pelanggan untuk menikmati jaringan internet lebih cepat, tanpa buffering, dan nyaman.


Everyone is connected by Internet.
Pada tulisan kali ini, saya sedikit memberikan informasi yang mungkin bermanfaat bagi kita semua, yang saya olah dari berbagai sumber, terkait kecepatan teknologi internet khususnya pada teknologi Mobile Seluler. Sebelumnya saya sedikit menjelaskan mengenai apa itu Kecepatan Akses Internet.

Kecepatan Akses Internet.

Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine seperti Google, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps (bit per second). Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.

Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps (mega bit per second) berarti 1000 kbps (Sources: wikipedia.org).

Pada umumnya pengguna Smartphone dan modem wifi (MIFI) seluler saat ini sangat mengandalkan kecepatan yang disediakan oleh provider dalam mengakses internet. Kecepatannya pun bergantung dengan kualitas provider dan sinyal yang menghubungkan antara handset dengan BTS yang tersedia di beberapa tempat. Sinyalnya pun memiliki beragam jenis dan ini adalah yang paling menentukan kecepatan akses data dari BTS ke handset ataupun sebaliknya. 

Pada table diatas, kita bisa melihat perkembangan teknologi akses internet Mobile Seluler hingga saat ini, dimana teknologi LTE/4G sudah bisa dinikmati oleh pelanggan di Indonesia, dengan kecepatan internet yang bisa didapatkan maksimal hingga 100 MBps.

Evolusi Perkembangan Teknologi Internet Mobile Seluler.

Sebagai referensi, berikut beberapa penjelasan mengenai evolusi perkembangan teknologi kecepatan internet mobile seluler yaitu:

GSM

GSM (Global System for Mobile Communication) merupakan tingkatan sinyal seluler yang pertama. GSM memiliki kecepatan transfer data yang sangat rendah  sekitar 9,6 - 14,4 kbps jika dibulatkan menjadi KBps 1 KB/s - 1,5 KB/s dan banyak digunakan dalam perangkat seluler/handset. Tingkatan sinyal ini tidak bisa mengakses internet dikarenakan kecepatannya yang sangat lambat dan hanya dipergunakan untuk SMS dan telepon saja. Teknologi GSM ini kemudian dikembangkan menjadi GPRS.

GPRS

GPRS (General Packet Radio Service) merupakan perkembangan dari teknologi GSM. Kecepatan transfer datanya mencapai 115 kbps - 160 kbps (jika dibulatkan menjadi 10 KB/s - 20 KB/s) sehingga teknologi ini sudah dapat mengakses internet walaupun dengan kecepatan yang relatif lambat dalam bentuk paket data seperti WAP, WWW, MMS, dan E-mail. Teknologi GPRS juga bisa disebut dengan teknologi 2.5 G.

EDGE

EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) merupakan teknologi evolusi dari GSM dan IS-136. Teknologi ini memiliki kecepatan 3 kali lipat jika dibandingkan dengan teknologi GPRS atau sekitar 384 kbps - 473,6 kbps (jika dibulatkan menjadi 48 KB/s - 59,2 KB/s) sehingga dapat mengakses internet dengan kecepatan transfer data yang lumayan cepat. Teknologi EDGE juga bisa disebut dengan teknologi 2.75 G.

UMTS (3G)

UMTS (Universal Mobile Telecommunication System) bisa juga disebut dengan WCDMA (Wideband Code-division Multiple Access) tetapi teknologi ini sangat sering disebut dengan 3GSM atau 3G. Kecepatannya lebih tinggi sedikit jika dibandingkan dengan EDGE (sekitar 480 kbps), dari segi kualitas sinyal 3G lebih unggul dibandingkan dengan EDGE. Teknologi ini sudah dapat menggunakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling.

HSPA

HSPA (High-Speed Packet Access) adalah teknologi yang dikembangkan dari 3G. Tujuan dari teknologi ini adalah memperbaiki kinerja protokol UMTS/3G sehingga memiliki kualitas dan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Teknologi HSPA juga dapat disebut dengan 3.5G. Pada umumnya HSPA merupakan penyatuan dari teknologi HSDPA dan HSUPA.

Teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan salah satu teknologi dari standar HSPA. HSDPA dikenal dengan kemampuan akses downlink (dari jaringan ke perangkat) yang cepat atau sekitar 7.2 Mbps - 14.4 Mbps (jika dibulatkan menjadi 921.6 KB/s - 1843.2 KB/s). Namun HSDPA hanya memiliki kecepatan uplink maksimum sampai 384 kbps.

Sedangkan teknologi HSUPA dikenal dengan kemampuan akses uplink (dari perangkat ke jaringan) yang cepat atau sekitar 5.76 Mbps. Namun sayangnya teknologi HSUPA ini jarang digunakan dalam perangkat mobile seperti handphone dan modem seluler.

HSPA+

HSPA+ (High Speed Packet Access+) merupakan evolusi dari teknologi HSPA yang memiliki kecepatan transfer data yang jauh lebih cepat dibandingkan HSPA yaitu mencapai 42 Mbps untuk downlink dan 11 Mbps untuk uplink. HSPA+ memiliki kecepatan transfer yang cepat karena adanya penambahan antena Multiple Input Multiple Output/Dual Cell yang mengakibatkan kecepatan transfer lebih cepat 2 kali lipat, bahkan sampai 4 kali lipat. Teknologi ini juga bisa disebut dengan 3.75G.


3G & 4G Comparisons.
LTE (4G)

LTE (Long Term Evolution) atau sering disebut dengan teknologi 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Teknologi ini baru rilis belum lama di Indonesia dan menjadi populer karena kecepatan transfernya yang sangat cepat atau sekitar 100 Mbps untuk donwlink dan 50 Mbps untuk uplink. Dengan teknologi LTE ini pengguna dapat mendownload dan mengupload video beresolusi tinggi dengan cepat.


3G & 4G Comparisons.
Manfaat Perkembangan Teknologi Internet.

Dengan semakin baiknya perkembangan teknologi internet yang semakin cepat, menjadi peluang bagi kita sebagai Smart User untuk bisa memaksimalkan dan memanfaatkan internet dengan baik. Tidak hanya menggunakan Internet sebagai sumber informasi, kita bisa memaksimalkan nilai dari internet melalui bisnis online, internet marketing dll dengan beragam fitur dan content yang ada di Internet itu sendiri.


Internet Users in Indonesia, Sources: APJII
Saya pribadi, saya sangat bersyukur berada pada zaman dimana semua orang bisa terhubung dengan informasi melalui internet. Saya bisa memaksimalkan informasi dan promosi dari bisnis yang saya miliki melalui internet. Dan ini tentunya sangat berdampak sangat efektif dalam membangun bisnis, sehingga bisnis kita bisa diketahui banyak orang, cost less, effective serta efficient, dan tentunya mengenlarge business volume kita.

Terus menggunakan internet sehat, gali manfaat sebanyak-banyaknya dari internet, dan manfaatkan semua peluang bisnis dan manfaat lainnya dari Internet. Yuk be Smart User.

Sources: Di olah dari berbagai sumber.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hello guys