Senin, 10 Agustus 2015

Pengguna jasa layanan operator lebih dari 5-10 tahun termasuk orang yang bisa di percaya


Bengkulu,
11 Agustus 2015.

Menarik sekali, pagi ini di hari selasa yang cerah mendapati suatu artikel yang menarik di http://www.vvanita.org. Di artikel ini mengatakan bahwa orang yang tidak mengganti nomor hpnya 5-10 tahun termasuk kategori orang yang di percaya.

Hal ini dibuktikan dengan Kesimpulan dari survey di Cina, Amerika, Inggris, Korea, bahwa bila ada orang yang tidak mengganti nomer HP nya lebih dari 5-10 tahun, bisa dipastikan bahwa ia adalah seorang yang layak dipercaya.

Berikut beberapa alasannya antara  lain:

1. Tidak berhutang budi karena tidak takut di telpon orang lain.
2. Tidak berhutang uang, dan tidak takut di telpon dan di kejar oleh penagih hutang.
3. Tidak takut di repoti oleh orang lain, artinya selalu mau membantu orang lain.
4. Suka bernostalgia, dan berharap teman lama, masih mencarinya walaupun setelah bertahun-tahun tidak berkomunikasi, sehingga ia bertahan untuk tidak mengganti nomor lainnya.

Jika mereview penelitian di tesis saya yang berjudul "Analisis Perilaku Konsumen Peralihan Penggunaan Jasa Telekomunikasi Seluler di Kota Bengkulu", menemukan bahwa "Ketidakpuasan, persepsi kondisi situasional, dan persepsi Switching Cost, secara bersama-sama memberikan kontribusi pengaruh sebesar 64,9% terhadap perilaku beralih (Switching Behavior) pada konsumen jasa Telekomunikasi Seluler di Kota Bengkulu".

Dari responden yang ada menunjukan bahwa proporsi tertinggi dari pernyataan beralih atau pindah layanan jasa telekomunikasi berada pada kategori usia 18 hingga 24 tahun, sebesar 8%, dan terlihat bahwa semakin muda usia responden, proporsi beralih jasa layanan telekomunikasi semakin tinggi.

Selain itu, di dukung penelitian yang di lakukan oleh Diehl & Gillman (1999), yang melakukan penelitian hubungan umur dengan perilaku berpindahnya pelanggan, menyimpulkan bahwa:

1. Pelanggan lebih muda memiliki kecenderungan berpindah lebih tinggi daripada pelanggan lebih tua.
2. Pelanggan yang sebelumnya pernah berpindah, cenderung lebih mudah berpindah.
3. Loyalitas yang paling kuat disebabkan oleh penggunaan yang lama dan Image perusahaan.

Hasil ini sejalan dengan Program TelkomselPOIN, sebagai bentuk program loyalty dan retention dari Telkomsel sebagai Market Leader Jasa Layanan Telekomunikasi, Digital dan Content untuk terus memanjakan pelanggannya untuk mendapatkan program-program menarik seperti Gratis masuk Lounge, Diskon di merchant yang bekerjasama dengan Telkomsel, Nonton Gratis, Tuker POIN dengan Souvenir menarik Telkomsel, Voucher belanja, Program Undian, Lelang POIN, Liga POIN dan program lainnya sebagai bentuk penghargaan kepada pelanggan Telkomsel yang loyal.

Terlepas dari konteks bahwa orang yang lebih dari 5 tahun menggunakan jasa layanan suatu operator adalah orang yang dapat di percaya atau tidak, fungsi retensi kepada pelanggan menjadi sangat penting untuk mempertahankan bisnis kedepannya, karena persaingan yang sangat ketat, perang tarif, uniknya pasar millennial untuk di akuisisi, mempertahankan pertumbuhan Double Digit Growth (DDG) Revenue, menjadi tantangan bagi setiap bisnis kedepannya. Selain tentu saja perbaikan dari sisi Jaringan yang berkualitas baik dari sisi User Experience untuk Akses Broadband ataupun layanan Basic Service seperti Telpon dan SMS.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys