Selasa, 06 Januari 2009

Axis-GSM yang "baik" (PT. Natrindo Telepon Seluler)


Medan
January 7, 2008

Natrindo Telepon Seluler (NTS) yang dikenal dengan AXIS merupakan new entry player di Indonesia yang cukup agressive meramaikan bisnis Telekomunikasi di Indonesia.

Sebagai Pemain di GSM dan 3G di Indonesia, Axis mulai beroperasi di Jawa dan Sumatera, dimana NTS ini di dukung oleh Operator termuka di Asia yaitu Saudi Telecom Company dan Maxis Communication Berhard.

Pada waktu pertama kali launch produk ini, ada beberapa isu yang tersebar luas di Masyarakat tentang SMS merah dari nomor axis ini yeng mengatakan sinar merah yang tidak masuk akal, yang sebenarnya hoax ini di buat untuk membuat orang antipati terhadap operator ini.

Namun perlahan-lahan orang baru sadar bahwa isu itu adalah hoax yang hanya pengen menghancurkan operator baru ini. Karena sewaktu saya mengikuti HP FGDP (Fresh Graduate Development Program) selama 6 bulan di Jakarta, ruangan Project NTS di sebelah ruangan kita sehingga kita tahu banget, klo IT Developement NTS itu di dukung oleh HP, dan ketika mereka launch Axis, muncul hoax ini, sehingga saya sering memberi penjelasan di Milist klo hoax ini tidak benar dan tidak masuk akal.

Saat ini mereka terus mengembangkan pasar Jawa dan Sumatra, dimana untuk melakukan penetrasi market ini, mereka memberikan tarif yang murah sekali, dengan secara aggressive meningkatkan volume above the line strategy dengan iklan di media televisi, dengan tagline Axis-GSM yang baik. Klo kita perhatikan iklan terbarunya saat ini di Televisi si Tiara (anak kecil yang membantu orang lain di sekitarnya, dan tends to show ke user klo GSM Axis itu sama dengan Tiara yaitu GSM yang baik).

Program terbaru mereka adalah nelpon hanya satu rupiah seharian ke sesama nomor axis pada hari sabtu dan minggu (weekend), dan tentunya bagi user yang price sensitive akan switch ke Operator ini.

Hampir semua new entry player bermain di tarif ini, karena dengan tarif strategi ini, mereka bisa melakukan market akuisisi dari customer existing player (the big three), sehingga bisa switch ke operator ini.

Strategi Telkomsel untuk mengcombat persaingan ini adalah dengan strategi saat ini terus di lakukan, dan tentunya pelayanan kualitas yang baik, pemain besar tidak perlu bermain di tarif, namun service, jalur distribusi yang baik baik untuk isi ulang, dan perdana (Starterpack) dan tentunya Branding dan program-program yang touch directly ke customer misalnya Student Program Competition yang di sponsori Telkomsel di Sekolah-sekolah dan kampus-kampus, tentunya strategy below the line dan above the line yang efektif akan maintaining the sustainability markets, dan peningkatan di market share.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys