Minggu, 11 Januari 2009

Pemilihan Wakil Rakyat


Medan
January 12, 2008

Beberapa bulan terakhir ini jika kita perhatikan di sekitar kita, khususnya di tempat-tempat strategis dimana banyak bersebaran calon-calon anggota legislatif kita, dengan berbagai atribut pemilu seperti pembagian kalendar gratis, penempelan pamplet ke daerah daerah yang di anggap potensial untuk merebut suara, hingga kampanye massal untuk mendapatkan simpatisan dari masyarakat dengan memberikan janji-janji ke masyarakat.

Sejak adanya perubahan pemilihan anggota legislatif langsung ini, sekarang calon anggota legislatif, harus mengkampanyekan diri mereka sendiri, seperti layaknya pemilihan Kepala Daerah langsung, beda dengan sistem pemilihan dulu dimana masyarakat hanya memilih partai politik yang menaunginya, dimana sesuai nomor urut, ketika suara partai politik itu banyak, semakin banyak pula calon dari partai tersebut yang masuk menjadi anggota legislatif.

Menjadi orang yang diamanahkan untuk duduk disana sebenarnya bukan hanya modal ketenaran, uang banyak, ataupun simpatisan yang banyak, namun hal yang di pokok adalah ketika menjadi wakil rakyat, kita telah di pilih oleh rakyat untuk menyanpaikan aspirasi rakyat, adanya perubahan ke arah yang lebih baik, bukannya ketika telah duduk di kursi "enak", mereka lupa akan tugas sebenarnya, malah tidur pada saat sidang dan rapat Dewan, Studi Banding yang tidak jelas, dan korupsi.

Semoga kita mengaharapkan adanya perubahan yang lebih baik lagi dengan adanya pemilihan langsung wakil rakyat ini, sehingga masyarakat tidak salah pilih dalam memilih wakil rakyatnya yang akan duduk di kursi Dewan Perwakilan Daerah, DPRD, dan DPR. Semoga Indonesia menjadi lebih baik lagi, dengan adanya 33 partai politik ini, Indonesia menunjukan bahwa sebagai bangsa yang Demokratis, dengan banyaknya pilihan bagi rakyat untuk bersatu padu dalam membangun bangsa yang kita cintai ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys