Jumat, 22 Januari 2010

Anak Jalanan dan Pengamen di sekitar kita


Palembang,
January 24, 2010

Banyak di sekitar kita setiap kali ketika kita berhenti di perempatan lampu merah, kita melihat anak jalanan dan pengamen dengan umur yang masih sanga muda belia, bahkan masih bayi diajak turut serta untuk menuruti perintah orang tuanya untuk meminta-minta atau mengamen untuk mendapatkan sesuap nasi.

Terkadang pernahkah kita berpikir, apa yang terjadi seandainya kita sewaktu kecil seperti mereka, pernah kah kita terbayangkan bagaimana kita saat ini, bagaimana kita menghadapi hidup yang sangat keras yang mereka hadapi setiap detik dalam hidupnya. Kita terkadang acuh tak acuh dengan apa yang terjadi di sekitar kita, kita telah nyaman dengan apa yang kita rasakan saat ini, sehingga kita kurang peka dengan kesusahan orang lain, seolah-olah kita apatis dengan lingkungan kita, dan hal ini menandakan kita kurang bersyukur dengan rejeki yang kita terima.

Tuhan memberikan karunia yang selalu kita nikmati, namun ketika kita bisa berbagi sedikit, at least kita bisa membantu mereka untuk lebih baik, mereka melakukan hal yang demikian pasti terpaksa, untuk menyambung hidup, jika orang yang mampu, pasti tidak mungkin mau melakukan hal yang demikian.

Sebagai negara yang masih sedang berkembang dengan kategori emerging countries, tingkat kemiskinan di Indonesia, mencapai lebih dari 35 juta jiwa, hal ini menandakan bahwa masih banyak PR Bangsa Indonesia, yang tentunya bukan menjadi Tangung Jawab Pemerintah, namun tanggung Jawab Bangsa Indonesia, untuk kita menjadi lebih baik, lets say 150 Juta jiwa saja menyumbang 10.000 idr perbulan untuk membantu peningkatan lapangan kerja, atau program lain yang bisa mengurangi tingkat kemiskinan, betapa luar biasanya sources yang akan di dapat untuk bisa meningkat kesejahteraan masyarakat dengan program bantuan yang secara kontinue dan real untuk membantu Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang Maju dan di hargai oleh bangsa lain.

Keprihatinan kita untuk membantu sesama merupakan salah satu bentuk hubungan habnu minannas yang tentunya mempunyai arti yang sangat dalam, dimana kita selain menjaga hubungan dengan Sang Pencipta, kita juga harus berbuat kebaikan dengan menjalin hubungan baik dengan sesama manusia tanpa memandang bulu status sosial, rasial, dan faktor-faktor lainnya.

Belajar untuk lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys