Jumat, 15 Januari 2010

Kerendahan Hati


Palembang,
Januari 16, 2010

Terkadang banyak kita lihat di sekitar kita, orang yang menyombongkan dirinya, bangga dengan apa yang dimilikinya (harta, kepintaran, kekuasaan, bahkan karena fisiknya). Banyak dari kita belum menyadari bahwa apa yang kita miliki saat ini, hanya sementara, karena ketika kita masih di beri udara untuk bernapas, kita masih di beri kesehatan, masih di beri penglihatan, masih di beri kaki untuk berlangkah.

Coba bayangkan, tiba-tiba apa yang kita miliki hilang seketika, apa yang akan anda lakukan, Nothin to do with it, You are Nothin. Tidak ada yang bisa di banggakan, tidak ada yang bisa di sombongkan dengan apa yang kita miliki saat ini. Saatnya bagi kita untuk menekuri diri, mentadaburi diri untuk rendah hati, untuk saling mengasihi, dan membantu sesama.

Ketika kita menyadari bahwa kita begitu kecil di mata Tuhan YME, kita akan selalu mengasihi sesama, selalu rendah hati, ramah kesemua orang, dan tentunya membantu sesama dengan apa yang kita miliki.

Kemuliaan seseorang tidak di ukur dari baju yang dia kenakan, mahalnya Jam yang dia kenakan, atau tunggangan kendaraan yang mewah yang dia miliki. Kemuliaan seseorang di mata Tuhan, di ukur ketika kita bisa menyadari akan kerendahan hati kita, rasa menyayangi yang kita berikan kepada sesama.

Belajar untuk selalu rendah hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hello guys