Minggu, 24 Januari 2010

Kesederhanaan dan Kebersahajaan


Palembang,
Januari 24, 2010

Dikeseharian kita, kita terkadang merasa bahwa kesederhanaan dan kebersahajaan itu sangat jauh dari diri kita, kita lebih banyak menunjukan kesombongan kita, dengan menggunakan "merek" untuk menunjukan gengsi sosial, status ke orang di sekitar kita.

Namun di balik itu semua, jika tujuan kita hanya untuk Pamer atau ria, sebenarnya apa yang bisa kita banggakan dengan apa yang kita miliki, incase semua yang kita miliki itu titipan dari Allah, dan dalam hal ini, semua itu bersifat sementara. Ukuran seseorang jangan kita lihat dari apa yang di gunakannya, namun apa yang di miliki di hatinya, pola pikirnya, kerendahan hatinya, dan kebaikanya untuk membantu orang lain.

Saya sangat respect dengan orang yang dengan kerendahan hatinya, dan kebersahajaanya, dari pada orang yang bertingkah sombong, dan ria. Berusaha untuk menjadi lebih rendah hati dengan kesederhaan sangat sulit di lakukan, dimana di zaman sekarang, semua di ukur dengan meterialitas, hal ini memungkinkan semua orang menilau sesuatu dari apa yang di pakai, dsb.

Namun saya tetap berusaha untuk belajar selalu sederhana, rendah hati, dengan belajar untuk selalu menghargai dan menghormati orang lain dengan semua status sosial, dengan kerendahan hati juga bisa berprilaku santun dengan sesama manusia, hal ini di karenakan semua orang punya hati dan perasaan, maka treat them as you want to be treated.

Sederhana, Rendah Hati, Senyuman membuat hidup lebih baik, karena nafsu tidak selamanya membawa manusia menjadi lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

hello guys